Cari Blog Ini

Jumat, 17 April 2020

Siapkan Puluhan APD, M Erwin Komitmen Bantu Para Tenaga Medis di PKM Sanggar


SC.Channels - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima,  Muhammad Erwin menyiapkan puluhan Alat Pelindung Diri (APD) dan handsanitizer untuk dibagikan kepada tenaga medis di Pukesmas Kecamatan Sanggar. Baginya hal ini menjadi komitmen nyata dalam menangani penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Bima lebih Khusus di Sanggar.

M Erwin mengatakan,  dirinya saat ini sudah mempersiapkan puluhan APD, Ratusan masker dan Cairan handsanitizer untuk diberikan pada tenaga medis yang bertugas di PKM Sanggar.

"20 APD, 200 masker dan handsanitizer nanti akan diberikan khusus untuk para tenaga medis di Pukesmas Kecamatan Sanggar," katanya Jum'at (17/4/2020).

Dengan bantuan APD nanti, semoga petugas Medis yang sedang menjalankan tugas di Pukesmas Kecamatan sanggar terbantukan agar tidak terpapar Virus yang mematikan itu.

"Semoga dengan itu kita bisa membantu tenaga medis agar tidak terpapar virus covid-19," terangnya Politisi PPP ini.

Lanjut erwin, bantuan itu tidak hanya untuk PKM Sanggar. Tapi,  nanti ada ribuan Masker yang akan untuk bagikan warga kecamatan sanggar.
"Nanti, ada 1000 Masker yang akan diberikan untuk Masyarakat Sanggar," Katanya.

Erwin juga menyarankan agar seluruh elemen masyarakat untuk saling bekerja sama di tengah pandemi virus covid-19 ini, dengan mengikuti arahan Pemerintah untuk pencegahan penyebaran Virus Covid-19.

"Pencegahan penyebaran virus Covid-19 harus kita lakukan bersama, peran serta masyarakat juga sangat dibutuhkan. Masyarakat dihimbau agar membatasi kegiatan di luar rumah," imbaunya.

Erwin berharap, tetap menjaga jarak sosial, menjaga kebersihan, dan mengenakan masker bila keluar rumah. Dan masyarakat tetap tinggal di rumah dan hanya keluar bila ada keadaan mendesak saja.

"Saya mengimbau untuk masyarakat Kabupaten Bima  untuk tetap di rumah saja karna pandemi covid-19 ini. Masyarakat tidak perlu panik, kita harus tetap waspada terhadap virus ini," harapnya. (Channels)

WASPADA PENUMPANG GELAP ATAS NAMA BENCANA



Oleh Didik J. Rachbini
Ketua Dewan Pengurus LP3ES

MERESPONS mewabahnya Covid-19, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1/2020. Perppu itu terkait dengan kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan pandemi Covid-19 dan atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional .

Anggaran yang disiapkan   sebagai dana paket stimulus mencapai Rp 405,1 trilliun. Alokasinya untuk pemulihan ekonomi nasional (Rp 150 triliun), insentif perpajakan (Rp 70 triliun) , jaring pengaman sosial (Rp 110 triliun), serta bantuan kesehatan (Rp 75 triliun).

Sejak awal, saya menangkap kesan abu- abu dalam Perppu tersebut. Dari postur anggaran yang digelontor kan, Perppu lebih bertujuan mengatasi darurat ekonomi.


Nilainya lebih dari 50 persen, yaitu 220 triliun. Itu gabungan dana pemulihan ekonomi dan insentif perpajakan. Padahal kita sedang mengalami darurat kesehatan nasional akibat pandemi Covid-19. Dana kesehatan hanya Rp 75 triliun.
Pertanyaannya, siapa yang bisa menjamin dana sebanyak itu tepat sasaran? Tidak menjadi bahan Bancakan oknum dilingkaran kekuasaan. Hukum korupsi selalu begitu. Korupsi selalu menyertai kemana uang mengalir. Penumpang gelap atas nama bencana harus diwaspadai.
Perppu 1/2020 punya implikasi yang sangat serius. Betapa tidak Perppu bisa memangkas hak sejumlah lembaga negara. Termasuk menghilangkan hak pengawasan dan hak budgeting DPR. Juga, menghilangkan kewenangan BPK dalam mengaudit keuangan negara hingga mengabaikan kekuasaan kehakiman seperti MA dan MK

(bersambung)

Suryadin Hibahkan Gaji Selama 5 Bulan Untuk Covid-19



Anggota DPRD Kabupaten Bima, Suryadin.SC.Channels/Dok

SC. Channels - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bima Suryadin menghibahkan Uang representasi (gaji pokok) untuk menangi Covid-19 di Kabuten Bima.

Uang itu, ia hibahkan untuk mencegah penyebaran Corona atau di kenal dengan Covid-19 yang saat ini menghantui Masyarakat Indonesia,  lebih khusus di wilayah Kabupaten Bima yang mendapatkan dampak dari Virus tersebut.

Suryadin mengatakan,  uang representasi (Gaji Pokok) selama 5 bulan itu,  akan diberikan pada Masyarakat Kabupaten Bima yang terkena dampak Covid-19.

"Saya siap menghibahkan uang representasi saya selama 5 bulan untuk Covic-19," katanya Jum'at (17/4/2020).

Menurutnya, melihat kondisi masyarakat saat ini, sudah menjadi kewajiban DPRD memberikan kesejateraan buat masyarakat, untuk membantu memberikan kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat sudah menjadi tanggung jawab kita, dari itulah saya sumbangan gaji saya untuk warga," terang Politisi Gorkar ini.

Dengan bantuan nanti,  suryadin berharap bisa mengurangi pendetitaan yang hadapi masyarakat ditengah Wabah Virus mematikan ini.
"Dengan bantuan nanti,  semoga bisa membantu Warga yang merasakan dampak Corona," harapnya. (RED | ADV)

Peduli COVID -19, Tim Gender IDP Madapangga Gelar Aksi Kemanusiaan




SC. Channels,- Peduli dalam rangka bentuk Virus Corona atau Covid-19 Tim Gender Kecamatan Madapangga untuk Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE (IDP) yang merupakan Calon Bupati Bima Petahana, Menggelar kegiatan Aksi Kemanusiaan yang digelarkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD II ) Partai Golkar Kabupaten Bima dan Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bima dalam rangka melakukan kerja nyata kerja riil dalam rangkaian peduli dan mengantisipasi pada wabah Corona atau Covid-19-
Pada Kegiatan yang digelar tersebut Sumarni,S.Pd Dirinya selaku Ketua Gender IDP menjelaskan bahwa Bentuk Kepedulian Partai Golkar Kabupaten Bima ini adalah berupa membagikan Ribuan masker dan sabun cuci tangan kepada masyarakat Kecamatan Madapangga,”Jelas Sumarni Ketua Gender Madapangga untuk IDP Dua Periode,
Kata Sumarni : Kami juga selaku warga masyarakat kecamatan madapangga sangat terharu dan antusiasme dengan bentuk Aksi Kemanusiaan yang dilakukan DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) yang dikomandoi langsung oleh salah satu Kader Terbaik Partai Golkar Kabupaten Bima yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bima Periode 2019_2024 Muhammad Putera Feryandi, S. Ip ini melakukan gerakan aksi kemanusiaan pada hari Kamis tanggal 16 April 2020 di Wilayah Kecamatan Madapangga.
Kegiatan pembagian tersebut di hadiri oleh Camat Madapangga, Koramil 1608/02 Bolo beserta jajarannya,Kapolsek Madapangga, Jajaran Pol-PP Kantor Camat Madapangga serta ikut dihadiri pengurus Partai Golkar dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima Azhar, SE Dapil II dari partai golkar.
“Minimal apa yang dibagikan Partai Golkar ini bisa membantu meringankan beban masyarakat di tengah pendemi Covid-19. Adapun Desa yang belum dibagikan tersebut akan dibagikan pada jadwalnya se usai di Kecamatan Donggo ,” Demikian Kalimat Singkat Putra Mahkota Bima yang juga Kader Terbaik Partai Golkar Kabupaten abima Muhammad Putera Feriyandi S.IP
Dae Yandi sapaan akrab anak muda yang supel dan penuh Kesantunanan inipun menyatakan pembagian tersebut untuk melawan virus Corona (Covid-19) itu merupakan hasil kepedulian terhadap Partai Golkar Kabupaten Bima
atas dasar rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial  dan akan terus bergerak aktif ikut mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bima.
Dae Yandi menyampaikan juga pesan moral terhadap seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima untuk tetap mematuhi aturan physical distancing atau jaga jarak mencegah meluasnya penularan Covid-19.
Sementara itu, pada saat melakukan gerakan kemanusiaan di kecamatan madapangga dalam rangka pembagian “Masker dan Sabun Cuci Tangan ” untuk mengantisipasi dan pencegahan Virus Corona atau Covid-19, Ketua DPRD Kabupaten Bima juga memberikan bentuk bantuan secara pribadinya yang berupa uang 5 juta untuk Masjid Nurul Huda Desa Campa dan menyerahkan bantuan untuk Masjid Baiturrahman Desa Ncandi yang diberikan oleh keluarga besar Istana yang berupa uang 20 juta dan dua barang kipas angin sebagai bentuk kepeduliannya pada urusan keagamaan dan keummatan serta menyerahkan bantuan berupa uang 5 juta secara pribadi Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE untuk kegiatan lomba Desa Campa.
Dalam rangka memberikan bantuan tersebut Segenap Pemerintah Desa Ncandi dan Campa mengucapkan rasa terimkasih yang mendalam atas kepedulian sosial yang sedang digalakkan oleh Institusi Partai Golkar Kabupaten Bima,” Dirinyapun merasa terbantu dengan dibagikannya barang untuk pencegahan virus Corona tersebut karena demi keamanan masyarakat yang ada di wilayahnya.“Terima kasih pada jajaran Partai Golkar yang sudah menggalakkan aksi kemanusiaan dan sudah peduli ditengah situasi susah saat ini yang sedang dirasakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat”. (Channels).

Dampak COVID-19, Bupati IDP Rencana Bagi JPS Bima Ramah 100 KK Seluruh Desa




SC. Channels, – Menanggulangi dampak sosial ekonom akibat Pandemi Covid -19,  Pemerintah Kabupaten Bima, di bawah  Kepemimpinan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs.H. Dahlan HM Noer, berencana akan menyalurkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) ‘Bima Ramah’  bagi 100 KK  per  desa di 191 Desa se Kabupaten Bima, sebelum bulan Ramadhan.
Komitmen itu disampaikan Bupati Bima Saat Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Corona atau Covid – 19, Kegiatan Rapat Koordinasi terkait pada hari Kamis, 16 April 2020 di Aula Kantor Bupati Bima, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Bima dan Seluruh Jajaran OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.
Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma Ap, mengatakan, Bupati Bima telah  menginstruksikan seluruh OPD untuk bekerja keras, membantu pembagian Paket yang akan dibagikan secara serentak itu.
Karena, Kata Dia, jumlah penerima manfaat sebanyak 100 KK  per desa. Setiap KK akan menerima bantuan sembako senilai Rp 200 ribu rupiah,  terdiri 5 kg beras, 1 dus mie, 1 krat telur, 1 kilo gula, 1 liter minyak kelapa, deterjen dan garam.
“Nanti kita tambah garam, karena ini juga untuk membantu para petani garam kita,’’ kata Umi Dinda, dikutip Kabag Protokol.
Dijelaskan Bupati Umi Dinda, kata mantan Camat Woha ini, 100 KK penerima manfaat dari JPS Bima Ramah tersebut tidak termasuk Penerima PKH, tidak termasuk Penerima Bantuan Pangan Non Tunai dan tidak termasuk Penerima JPS Provinsi.
 “Saya minta dipastikan bahwa mereka adalah penduduk desa setempat yang dibuktikan dengan foto copy KTP masing-masing,’’terang Bupati.
Sumber Dana yang digunakan adalah dari reposisi dan refocusing dari APBD Kabupaten Bima tahun 2020 sebagai akibat dari Pandemi Corona. Reposisi dan Refocusing anggaran ini sesuai dengan arahan dan instruksi Presiden RI, Mendagri dan menteri sosial, yang mewajibkan Pemerintah Daerah (Pemda) mengarahkan APBD untuk menanggulangi Pandemi Corona.
“Hingga kini, Pemkab Bima sudah pada tahap  mengumpulkan dan memverifikasi data bakal calon penerima manfaat  kemudian akan di  SKkan. Pembagian JPS Bima Ramah ini, untuk tahap awal diarahkan selama 3 (tiga) bulan pertama,” imbuhnya.
Pemkab Bima tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi, agar saat penyaluran tidak saling tumpang tindih.
 “Kita lakukan ini sebagai upaya kita bersama meringankan beban keluarga kita di Kabupaten Bima yang terpengaruh oleh Pandemi Corona,’’lanjutnya.
Bupati Bima Hj. Indah mengajak semua pihak untuk berbuat dan bekerja sama mengatasi Pandemi Corona, karena kerja keras kita semua tentu akan membantu keluar dari Pandemi Covid- 19. Kita berbuat bersama untuk daerah dan masyarakat, dengan segenap hati.
‘’Atas nama Pemerintah dan bentuk secara Pribadi, terima kasih untuk yang sudah membantu masyarakat Bima dalam mengatasi Covid -19,’’ucap Bupati Bima Pertama Perempuan di NTB ini. (Channels)

Kepedulian Dae Yandi Ketua Dewan, Bagi Masker dan Hand Sanitizer di Madapangga




SC.Channels,-  Peduli dalam rangka untuk mencegah penyebaran wabah Vorona atau Covid – 19 di Kabupaten Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima dari partai Golongan Karya (Golkar), Muhammad Putera Ferryandi, S.Ip, atau yang lebih dikenal dengan sapaanya Dae Yandi melakukan kegiatan aksi kemanusiaan membagikan Ribuan Masker di Kecamatan Madapangga, pada Kamis (16/4/2020).
Dalam rangka Gelar Aksi Kemanusiaan tersebut turut dihadiri oleh Camat Madapangga, Kapolsek Madapangga, Koramil 1608/02 Bolo Beserta Jajarannya dan Jajaran Anggota Pol PP Kantor Camat Madapangga.
Pada saat kegiatan itu juga ikut dihadiri oleh Tim Gender Kecamatan Madapangga yang mendukung Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Calon Bupati Petahana Kabupaten Bima Serta ikut dihadiri oleh jajaran pengurus DPD II Partai Golkar dan Anggota DPR Dari Partai Golkar Dapil II Azhar, SE.
Pembagian masker dilakukan atas nama Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bima. Tidak hanya masker, dirinya juga membagikan sabun Hand Sanitizer.
Dae Yandi juga memberikan bantuan untuk pembangunan masjid Nurul Huda Desa Campa sebesar Rp. 5 juta atas nama Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, dan bantuan untuk lomba Desa sebesar Rp 5 juta Serta memberikan bantuan Kipas angin, Dan Juga uang 20 Juta untuk Masjid Baiturrahman Desa Ncandi “Itulah sejumlah bantuan yang diserahkan di Desa Campa dan Ncandi Kecamatan Madapangga sebagai bentuk kepeduliannya untuk keagamaan dan ke Ummatan,” ungkap Dae Yandi Kamis (16/4/2020).
Kata Dae Yandi, bagi-bagi masker dan hand sanitizer adalah untuk membantu masyarakat sebagaimana anjuran pemerintah bahwa dalam rangka mencegah penyebaran Corona Atau Covid – 19 dianjurkan untuk selalu mencuci tangan, menjaga kebersihan dan jaga jarak dan bagi Desa yang ada di kecamatan Madapangga Yakni Desa Monggo, Ndano, Madawau akan dibagikan se usai dari Kecamatan Donggo.
” Serta Masyarakat dianjurkan untuk hidup sehat, agar wabah virus Corona atau Covid-19 tidak menyertai kita,” imbuhnya.
Sementara bantuan masjid dan lomba Desa, sambung Dae Yandi,  untuk meringankan beban masyarakat.
“Mudah-mudahan, bantuan ini dapat bermanfaat dan memberikan nilai kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Desa Campa, Kecamatan Madapangga dan bernilai ibadah,” pungkasnya [Channels]

Jaring Pengaman Sosial Solusi Covid, Sekjen DPP FGII :" Sebaiknya Pemda Segerakan Mengingat Kondisi Warga Sangat Terpukul

Posted on, Friday,

                      Sekjen DPP FGII
                           Bambang T
 
Jakarta, Channels.- Sekjen DPP FGII, Bambang Triatmidji, meminta pemerintah daerah memperkuat anggaran untuk jaring pengaman sosial di tengah pandemi Covid-19.

Cak Bambang menambahkan Covid-19 tak hanya berdampak pada kesehatan, namun juga pada aspek sosial.

Karennya pemerintah daerah harus serius mempersiapkan jaring pengaman sosial agar tak menimbulkan permasalahan baru di masyarakat.

"Anggaran bisa direalokasi untuk jaring pengaman sosial. Sebab banyak masyarakat yang terpukul, terutama yang kurang mampu," kata Cak Bambang melalui keterangan tertulis, Kamis (9/4/2020).

Ia melanjutkan, jika masyarakat kurang mampu tidak ditangani dan tidak dibantu oleh pemerintah maupun organisasi nonpemerintah, maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi.


Cak menambahkan, krisis ekonomi bahkan bisa berubah menjadi krisis sosial.

Hal itu menurut dia tak boleh terjadi, karena bisa berlanjut menjadi krisis keamanan yang akan memunculkan gangguan keamanan.


Karena itu, Bambang meminta seluruh kepala daerah segera merealokasi anggaran untuk memperbanyak jaring pengaman sosial sehingga masyarakat berpenghasilan rendah dan kurang mampu tetap terjamin hidupnya di tengah pandemi Covid-19.

"Penyediaan jaring pengaman sosial ini merupakan bagian dari percepatan pengutamaan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu atau refocusing anggaran yang digunakan secara memadai dalam Percepatan Penanganan Covid-19," ujar Bambang.

"Oleh sebab itu, seluruh Pemda harus mempersiapkannya sebaik mungkin," lanjut Sekjen DPP FGII.

Bambang mengkhawatirkan jika program jaring pengaman ini lamban cair, dirinya mengharapkan cair cepat sebab bila telat, orang miskin mengalami guncangan, ia dapat jatuh ke dalam kemiskinan yang lebih dalam dan sering harus menjual aset mereka yang tersisa atau meminjam lebih banyak, kata Cak Bambang.

Di temgah wabah pandemi yang mengglobal ini, ada bukti kuat bahwa program jaring pengaman sosial dapat membantu membangun ketahanan keluarga miskin dan mengurangi kemiskinan mereka, menjadikan mereka bagian penting bagi perkembangan negara yang pesat,”

Data dari laporan State of Social Safety Nets 2018 menunjukkan bahwa jaring pengaman — termasuk uang tunai, transfer dalam bentuk barang, pensiun sosial, pekerjaan umum, dan program pemberian makan di sekolah dengan sasaran rumah tangga miskin dan rentan — juga menurunkan ketimpangan, dan mengurangi kesenjangan tingkat kemiskinan sekitar 45 persen, bahkan jika mereka tidak keluar dari kemiskinan. Dampak positif dari transfer jaring pengaman ini berlaku juga untuk negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Meski dalam beberapa tahun terakhir ada peningkatan adopsi program jaring pengaman oleh berbagai negara, cakupan global untuk penduduk miskin dan rentan masih kurang. Sekitar 2,5 miliar orang di seluruh dunia dilindungi oleh jaring pengaman sosial, di mana 650 juta orang termasuk 20 persen  termiskin. Namun, hanya satu dari lima orang yang tinggal di negara berpenghasilan rendah yang dilindungi oleh jaring pengaman sosial. Selain itu, negara-negara yang berisiko tinggi terhadap bencana alam sering memiliki cakupan jaring pengaman yang lebih rendah, katanya.

Karennya pemerintah daerah harus serius mempersiapkan jaring pengaman sosial agar tak menimbulkan permasalahan baru di masyarakat.

"Anggaran bisa direalokasi untuk jaring pengaman sosial. Sebab banyak masyarakat yang terpukul, terutama yang kurang mampu".

Ia melanjutkan, jika masyarakat kurang mampu tidak ditangani dan tidak dibantu oleh pemerintah maupun organisasi nonpemerintah, maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi.

menambahkan, krisis ekonomi bahkan bisa berubah menjadi krisis sosial.

Hal itu menurut dia tak boleh terjadi, karena bisa berlanjut menjadi krisis keamanan yang akan memunculkan gangguan keamanan.

Sementara, Ketua DPD FGII NTB, Nukman, M.Si. menambahkan bahwa
Dirinya mendapatkan informasi melalui teman teman media bahwa dalam waktu dekat, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, akan mengeksekusi Jaring Pengaman Sosial (JPS) Bima RAMAH sebanyak 20.000 Kepala Keluarga (KK)

“Saya dengaf sebelum bulan puasa, JPS Bima RAMAH sudah harus tersalurkan semua,” katanya, Jum’at (17/4/2020).

Nukman mengaku, JPS Bima RAMAH sebagai wujud perhatian dan langkah Pemerintah  Daerah untuk meringankan beban masyarakat Kabupaten Bima yang terkena dampak pandemi corona.

“Untuk itu mari kita saling bahu membahu, saling memotivasi mengawasi penyaluran JPS ini agar tepat sasaran, tepat guna dan jangan lupa by name by adresa. Selama tiga Bulan, Pemerintah menyalurkan JPS Bima RAMAH, dan jangan berburuk sangka, yang sebenarnya menurut kami ini langkah yang sangat luar biasa harusnya hanya 19.100 namun beliau menambahkan menjadi 20.000 ini menurut kami sangat luarbiasa, kata mantan Presiden JM-NTB ini pada Channels.

Sementara Kepala Dinsos Kabupaten Bima, Drs. Sirajuddin MM, menegaskan penyaluran JPS Bima Ramah akan segera direalisasikan, hanya menunggu data dari kecamatan.

Karena sampai saat ini lanjutnya, baru ada delapan dari 18 Kecamatan di Kabupaten Bima yang menyerahkan data KK penerima bantuan, sehingga yang tersisa ada 10 kecamatan yang belum menyerahkan data.

“Kemungkinan Senin ini datanya sudah rampung. Yang jelas sebelum bulan Ramadhan bantuan sudah disalurkan semua,” ujarnya.

Mantan Kepala DPMD Kabupaten Bima ini menegaskan bantuan JPS Bima RAMAH berupa kebutuhan sembako itu akan disalurkan oleh Pemerintah Daerah selama tiga bulan kedepan.

“Penyaluran akan mulai Bulan April, Mei hingga Juni kedepan,” tutupnya.

Kamis, 16 April 2020

Darurat Covid-19, Kemendikbud Hapus Syarat NUPTK untuk Gaji Guru Honorer dari Dana BOS 16 April 2020


Berita by admint.


Jakarta, Kemendikbud Channels --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS Reguler. Dalam permendikbud tersebut, Kemendikbud menghapus ketentuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) sebagai salah satu syarat bagi guru honorer untuk dapat menerima gaji dari penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun kebijakan ini bersifat sementara dan hanya diberlakukan selama masa darurat Covid-19. Ketentuan penggunaan dana BOS Reguler ini berlaku mulai April 2020 sampai dengan dicabutnya penetapan status kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19 oleh pemerintah pusat.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, dalam permendikbud sebelumnya, yakni Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis BOS Reguler, pembayaran gaji guru honorer dari dana BOS harus memenuhi persyaratan memiliki NUPTK. "Sekarang kita ubah selama masa darurat Covid-19, dilepas ketentuan harus memiliki NUPTK. Tapi guru honorer yang bisa menerima gaji dari dana BOS tetap harus tercatat di dapodik per Desember 2019. Walaupun syarat NUPTK sudah dilepas sementara, syarat lain tetap berlaku, yaitu bagi guru honorer yang belum mendapatkan tunjangan profesi dan telah memenuhi beban mengajar," ujar Mendikbud dalam telekonferensi pada Rabu (15/4/2020).

Dalam pasal 9A ayat 3 Permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, tercantum bahwa pembiayaan pembayaran honor diberikan kepada guru yang berstatus bukan aparatur sipil negara dan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. tercatat pada Dapodik per 31 Desember 2019, b. belum mendapatkan tunjangan profesi, dan c. memenuhi beban mengajar, termasuk mengajar dari rumah dalam masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

Mendikbud menuturkan, kebijakan ini dikeluarkan untuk memfasilitasi guru honorer yang memiliki kondisi ekonomi tak memadai akibat dampak Covid-19. "Jadi kita lepas sementara syarat NUPTK karena krisis ekonomi dan kesehatan, tapi tetap harus tercatat di dapodik," katanya.

Selain menghapus syarat NUPTK, Kemendikbud juga mengubah ketentuan persentase penggunaan dana BOS untuk pembayaran honor. Sebelumnya, berlaku peraturan bahwa dana BOS yang bisa digunakan untuk pembayaran honor ditetapkan maksimal 50 persen. Sekarang, ketentuan pembayaran honor paling banyak 50 persen tersebut tidak berlaku selama masa penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 oleh Pemerintah Pusat.

"Karena ekonomi sedang terdampak, kita melepaskan ketentuan tersebut dan memberikan kebebasan kepada kepala sekolah untuk memberikan gaji kepada guru honorer. Kita berikan fleksibilitas bagi kepala sekolah yang merasa butuh membantu kondisi ekonomi guru honorer terutama di daerah, apalagi di daerah banyak yang terdampak. Kita ingin menunjukkan bahwa ada cara untuk memastikan kesejahteraan guru honorer di masa krisis ini," tutur Mendikbud.

Ia pun kembali menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki diskresi dalam penggunaan dana BOS karena kepala sekolah adalah pihak yang paling tahu tentang kebutuhan operasional sekolah maupun kebutuhan guru. Kepala sekolah juga tetap dapat memberikan honor kepada para tenaga kependidikan jika masih tersedia dana setelah digunakan untuk pembiayaan penyelenggaraan pendidikan di masa darurat Covid-19.

"Intinya adalah selama masa krisis ini kita ingin memberikan kenyamanan bagi kepala sekolah dan untuk yang membutuhkan, bahwa mereka bisa menggunakan dana BOS sefleksibel mungkin untuk menjamin kesejahteraan dan kenyamanan pembelajaran daring dan kenyamanan kepala sekolah untuk mendapatkan fleksibilitas dalam penggunaan dana BOS," ujar Mendikbud. (Desliana Maulipaksi)

[Tim SC news]

Dewan Dari Partai Demokrat Adi Bagus Peduli Warga Terdampak Covid-19

Berita by admint


Lombok Tengah, Channels.-Dampak Penyebaran Virus Corona (Covid-19) sangat dirasakan masyarakat utamanya yang berpenghasilan rendah. Dampak pandemi tersebut mengakibatkan, ekonomi warga kurang mampu bertambah sulit. 

Khususnya mereka yang tergantung pada pekerjaan sehari-hari untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

Untuk membantu beban Masyarakat. Anggota DPRD Lombok Tengah (Loteng) dari Partai Demokrat,  dapil Pujut dan Praya Timur, Adi Bagus Karya Putra membagikan paket gratis berupa beras sekitar 7 ton kepada Rakyat Kurang mampu di dapil di  Desa Bilelando, Semoyang, Landah dan desa lainnya.  

Aksi bagi-bagi paket beras gratis tersebut diserahkan langsung Dewan Adi Bagus Karya Partai Demokrat Rabu (15/4/2020). 

Dalam kesempatan tersebut Anggota dewan Dapil Pujut dan Praya Timur itu di dampingi sejumlah Kader PD
Saat di konfirmasi wartawan mengatakan, Pembagiannya sementara ditiga Desa di Praya Timur yakni Desa  Semoyang, Bilelando, Landah.

Aksi ini merupakan kepedulian Partai Demokrat Kepada Masyarakat yang saat ini perekonomiannya semakin sulit yang diakibatkan mewabahnya Virus Covid-19.

"Sendi-sendi kehidupan mulai terpapar, perekonomian mulai lesu, pengangguran mulai bermuncul, kegiatan orang di luar rumah sangat berkurang maka dengan ini saya  merasa terpanggil untuk peduli kepada mereka"ungkapnya.

Selain paket yang dibagikan sebanyak tujuh ton yang berisikan Beras lanjut dia, pihak juga mebagi-bagikan Masker dan penyemprotan disinfektan, dengan sasaran  masyarakat di dapil Pujut dan Kecamatan Praya Timur.

"Semoga situasi ini membuat Pemerintah dan elit politik ikut peduli dengan kondisi masyarakat saat ini tanpa harus berdebat, mari kita peduli kepada rakyat yang saat ini perekonomian sudah mulai sulit." katanya.

Tokoh Pemuda Loteng sekaligus Ketua Bajang Bagus Center (BBC), Nasrullah mengatakan kondisi perekonomian saat ini sangat sulit. Bantuan yang diberikan ini sangat tepat untuk membantu warga.

"Dengan kondisi saat ini kami sangat berterima kasih kepada Dewan Adi Bagus Karya Partai Demokrat yang telah peduli dengan masyarakat kurang mampu."tutupnya. 

[TIM Swara Cendekia. News]

Pengumuman Politeknik Pertanian Resmi Dirilis, Kadistan :"NTB tembus Tiga, Salah Satunya Anak Bima

Berita by admint

Mataram, Channels.- Dalam upaya mendukung kebijakan Kementerian Pertanian yang berimplikasi pada persaingan pasar kerja serta mendorong regenerasi petani yang modern, maka Pendidikan Tinggi Vokasi Lingkup Kementerian Pertanian berkomitmen untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing serta berjiwa enterpreneur.

Pendidikan Tinggi Vokasi Lingkup Kementerian Pertanian mengemban tugas untuk menghasilkan tenaga ahli bidang penyuluhan pertanian, peternakan, perkebunan, mekanisasi pertanian, teknologi hasil pertanian dan tata air pertanian, mampu menjadi praktisi agribisnis, pelaku usaha pertanian on farm dan off farm, teknisi dan maintenance alat dan mesin pertanian, serta wirausahawan muda di bidang pertanian.

Dalam rangka mewujudkan lulusan tersebut, diperlukan upaya yang terstruktur dan sistematis dimulai dengan penerimaan mahasiswa baru Pendidikan Tinggi Vokasi Lingkup Kementerian Pertanian. Guna mendapatkan mahasiswa yang berminat pada bidang pertanian dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan, maka diperlukan Tata Cara Peneriman Mahasiswa Baru Pendidikan Tinggi Vokasi Lingkup Kementerian Pertanian.

" pengumuman ini telah diumumkan secara resmi melalui situs website resmi Kementerian Pertanian RI di lamanhttp://pmb.pepi.ac.id/front/pengumuman kemarin, kamis,16/4, untuk daftar calon mahasiswa yang lulus seleksi melalui jalur undangan dan tugas belajar politeknik enjinering pertanian indonesia Tahun Akademik 2020/2021 dengan cara undangan untuk kategori siswa berprestasi, undangan prasejahtera dan 3T, undangan pertanian masuk sekolah serta undangan anak petani yang orang tuanya berprestasi., kata kadis.

                               SC.doc.
     "daftar nama yg lolos dan berhasil"

" seluruh indonesia sebanyak 36 orang yang diterima dan alhamdulillah jatah NTB sebanyak 3 (tiga) yakni atas nama Hafid Harsandi, Estan Manune, dan Nisrina Marliani, ketiganya putera puterj terbaik serta selamat buat ketiganya mudahan sukses hingga tercapai,".

"Alhamduulillah, NTB dapat jatah tiga orang kata Kadistan Provinsi melalui SC tadi malam sekitar pkl 01.10 waktu mataram dan menyebutkan salah satu peserta yang lolos dan berhasil melalui jalur yang super ketat itu anak dari Desa Ncandi atas nama Hafid Harsandi Edy Junaidin Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, NTB, kata Husnul Fauzi, di Mataram, Kamis 16/4/2020.

Selain itu Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura NTB, Khusnul Fauzi, menguraikan kegiatan ini bermaksud sebagai Panduan penerimaan mahasiswa baru disusun sebagai acuan dalam proses penerimaan mahasiswa baru Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia dengan tujuan menjamin mahasiswa baru Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia merupakan mahasiswa yang berminat di bidang pertanian serta memenuhi persyaratan dengan tata cara yang telah ditetapkan.
dengan sasaran dari disusunnya Panduan Penerimaan Mahasiswa Baru TA. 2020/2021, adalah :  calon mahasiswa baru yang memiliki latar belakang kemampuan akademik memadai, sehingga mampu mengikuti sistem pembelajaran sesuai kompetensi dan tepat waktu, katanya.


Tim kepanitiaan dan Tim penilai dibentuk berdasarkan SK Direktur PEPI tahun 2020, tim kepanitiaan dan Tim penilai memiliki  tugas sebagai berikut  :

1.melakukan sosialisasi baik melalui website dan turun lapang Penerimaan mahasiswa baru;
2.melakukan pengawalan dan memastikan jadwal sesuai dengan pelaksanaan dan koordinasi pusat;
3. melakukan pengawalan dan pendampingan kepada calon mahasiswa yang sudah input data pendaftaran di website PEPI;
4.melakukan pemantauan proses input dan verifikasi penerimaan mahasiswa bar;
5. melakukan pengawalan kerjasama antara PEPI dan BKN dalam Penentuan tempat CAT, pengawalan kerjasama dengan tim fasilitator kesehatan (Klinik kesehatan dan tim olahraga);
6. melakukan pengawalan penilaian, wawancara dan tes kesehatan kepada calon mahasiswa;
7. melakukan supervisi, monitoring, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan PMB, tambahnya.

Orangtua dari calon mahasiswa politeknik pertanian, asal Madapangga Edy Junaidin, memgatakan sangat bangga dengan hal ini dan merasa bersyukur adanya, mudah - mudahan selanjutnya lancar, aman, sukses sesuai target dan rencana.

"Alhamdulillah putera kami lulus melalui jalur undangan siswa berprestasi dengan urutan ke-18, atas nama Hafid Harsandi, dengan Program Studi Teknologi hasil Pertanian, Asal Sekolah SMK-PP Negeri Bima dan sudah dirilis secara resmi oleh Kementerian Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian
Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia guna mendapatkan tiket untuk kuliah tugas belajar dari Pemerintah RI untuk Tahun Akademik 2020/2021, pungkasnya.

[TIM SC]


Pakai Uang Pribadi, Seorang Juara Silat Internasional Asal Bima, Donasikan Uang Cash buat Korban Kanker Lidah

Berita by admint



Kabupaten BIMA, Channels.-  Perguruan pencak silat Bintang Timur (PSBT) Kabupaten Bima sumbang uang  cash untuk membantu salah satu atlit silat terbaik kab Bima dari perguruan pencak silat Nurul Husna yg di rawat di RSUD Bima atas nama Widia yg kanker lidah.

Agus Setiawan salah satu atlit terbaik kabupaten Bima yg sering menjuarai kejuaraan pencak silat baik di tingkat internasional, memberikan uang santunan kepada Widia pelajar SMPN 1 Monta yg di rawat di rumah sakit kota Bima. Widia pengidap kanker lidah sudah 4 bulan di rawat di RSUD kota Bima.


"Walaupun berbeda perguruan kami dari PSBT tetap membantu karna sudah menjadi program kami di perguruan PSBT. Semoga santunan dari PSBT bisa membantu meringankan beban korban dan keluarga korban, kata Agus juara internasional dua tahun secara berturut turut pada SC news.

Agus Setiawan berharap semoga ada dermawan yg mau membantu korban karna korban sangat membutuhkan bantuan dermawan.  Agus juga berharap kepada pemerhati atlit kab Bima mau menyumbangkan sebagian gajinya untuk Widia dan Agus Setiawan juga berharap semoga Pemda kab Bima mau menyalurkan bantuan kepada Widia.
Sementara itu, Guru Besar PSBT Bintang Timur yang juga Sekjend FGII Bima Agus Supriadi, S.Pd. mengatakan salut dan sangat apresiatif terhadap apa yang dilakukan rekan se profesinya dan beliau mengatakan langkah ini menjadi inspirasi dan motivasi serta energi positif bagi organisasi lainnya unruk urun rembuk menderma baktikan sosialnya demi masyarakat dan rakyat yang sangat membutuhkan, apalagi saat ini kita semua tengah menghadapi wabah corona, tambahnya.


Sementara, Ketua Umum PSBT Kabupaten Bima, Nurdin HM. Yasin, S.Pd.,M.Si. yang saat ini menjabat Kasi Keolahragaan dan Kepemudaan Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima mengatakan rasa syukur dan terimakasihnya yang sangat amat kepada adik adik binaannya yang telah berhasil mendermabhaktikan karya prestasi dedikasi dan kerja nyatanya untuk mengharumkan dan membawa nama baik Bima di kancah nasional bahkan internasional serta adanya rasa solidaritas yang sangat tajam dari adik adik ini untuk menyisihkan sebagian rrzkinya padahal adik adik ini dirinya juga dalam keadaan sangat terbatas, jujur saya merasa salut dan angkat topi, pungkasnya.


[TIM]

Setelah Timur, selanjutnya Wilayah Barat mulai disisir legislative Bima guna menangkal Corona

Berita by admint




  • BIMA, Channels - Keseriusan legislative dalam melawan pandemi covid patut diacungin jempol, hal ini ditunjukkan oleh pimpinan legislatif Kabupaten Bima beserta jajarannya yang mengawali misi kemanusiaan ini mulai dari Bima wilayah timur ( sape, wera, ambalawi, wawo dan sekitarnya) hingga menyambangi kembali bagian baratnya seperti Madapangga dan sekitarnya untuk meminimalisir meluasnya mata rantai penyebarannya hingga mencegah penyebaran wabah Corona atau Covid - 19 di Kabupaten Bima, Ketua DPRD beserta Wakil Ketua , Anggota Kabupaten Bima dari partai Golongan Karya (Golkar), Muhammad Putera Ferryandi, S.Ip, atau yang lebih dikenal dengan Dae Yandi, Ir. Suryadin, dan Azhar, SE., membagikan ribuan masker di 11 Desa se-Kecamatan Madapangga, pada Kamis (16/4/2020).


Pembagian masker dilakukan atas nama partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Bima. Tidak hanya masker, dirinya juga membagikan sabun Hand Sanitizer.

Dae Yandi juga memberikan bantuan untuk pembanguna masjid Nurul Huda Desa Campa sebesar Rp. 5 juta atas nama Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, dan bantuan untuk lomba Desa sebesar Rp 5 juta.

"Itulah sejumlah bantuan yang diserahkan di Desa Campa, Kecamatan Madapangga , sementara Desa lainnya dalam bentuk paket kemanusiaan" ungkap Dae Yandi Kamis (16/4/2020).


Kata Dae Yandi, bagi-bagi masker dan hand sanitizer adalah untuk membantu masyarakat sebagaimana anjuran pemerintah bahwa dalam rangka mencegah penyebaran Covid - 19 dianjurkan untuk selalu mencuci tangan, menjaga kebersihan dan jaga jarak serta.

"Masyarakat dianjurkan untuk hidup sehat, agar wabah virus Corona atau Covid-19 tidak menyertai kita," imbuhnya.

Sementara bantuan masjid dan lomba desa, sambung Dae Yandi,  untuk meringankan beban masyarakat. Sementara desa desa lainnya akan menyusul dan terus berkembang nanti bantuannya iya kita gulirkan secara bergulir yang jelas sepuluh desa lainnya akan menyusul.

"Mudah-mudahan, bantuan ini dapat bermanfaat dan memberikan nilai kesehatan bagi masyarakat, khususnya di Desa Campa, Kecamatan Madapangga dan bernilai ibadah," pungkasnya.

[TIM SC]

Senin, 13 April 2020

FGII : Teknis Pembelajaran Jarak Jauh Selama Pandemi Covid-19 Harus Diubah 24

Berita by admint

Ketua Umum Forum Guru Independen Indonesia (FGII), Tety Sulastri. (ist)
SC.news – Ketua Umum Forum Guru Independen Indonesia (FGII), Tety Sulastri mengusulkan kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) agar mengubah teknis pembelajaran jarak jauh selama Pandemi Covid-19.
Sebagai seorang guru yang masih aktif mengajar, tentunya ia paham betul dengan kondisi belajar-mengajar saat ini. Mulai dari lingkungan yang tertutup, rumah yang sempit hingga himpitan ekonomi bagi mereka yang kurang beruntung.
“FGII mengusulkan untuk menghentikan sementara pembelajaran yang berbau materi kurikulum serta mengganti materi pembelajaran dengan dialog ringan masalah praktik-praktik selama berada dirumah bersama keluarga,” ujar Tety Sulastri melalui keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2020).
“Selain itu, guru harus berperan serta memperkuat ketahanan keluarga siswa dengan memberi materi dialog seputaran membangun hubungan baik antara orang tua dan anak, materi berupa praktik selama berada dirumah, misalnya dengan memasak, melukis, menulis puisi sesuai dengan hobi anak-anak, serta memotivasi siswa untuk siap tangguh menghadapi Covid-19,” paparnya.
Saat ini, baik guru maupun murid sudah mulai menunjukkan punurunan gairah belajar dan mengajar. Faktor utama penyebabnya adalah kebosanan atau kejenuhan karena sudah hampir sebulan belajar di rumah.
Berbagai strategi guru dengan model aplikasi belajar sudah digunakan, akan tetapi tidak mampu mengatasi kebosanan dan kejenuhan. Guru mulai mengeluh karena respon anak didiknya hanya ketika waktu absen kehadiran dan setelahnya menghilang, tugas-tugas yang diberikan guru mulai ditinggalkan.
“Lebih jauh, banyak sekolah yang tidak menggunakan platform teknologi pendidikan yang telah disediakan pemerintah, malahan banyak guru yang memanfaatkan aplikasi Whatsapp dan Telegram untuk mengintruksikan siswanya mengerjakan tugas terkait dengan materi kurikulum,” tutur Tety Sulastri.
Situs Google Classroom juga dijadikan media untuk melakukan pembelajaran jarak jauh yang digunakan guru di sekolah, dan tidak ketinggalan aplikasi Zoom yang dewasa ini dikabarkan berbahaya karena sistem keamanannya rentan dibobol.