Berita by admint
Salah seorang memakai masker dari kain tenun ikat khas sumbawa
SWARACENDEKIA.news.,Jakarta. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak para pelaku ekonomi kreatif khususnya desainer lokal untuk berpartisipasi dalam Gerakan Masker Kain yang bertekad memproduksi 100.000 masker kain yang akan dibagikan kepada masyarakat untuk menekan penyebaran COVID-19 di Indonesia.
Contoh masker kain lokal
Plt Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekaf Josua Puji Mulia Simanjuntak di Jakarta, Kamis (2/4/2020) menjelaskan, gerakan ini terbuka bagi para pelaku atau desainer lokal subsektor fesyen di Indonesia. Mereka bisa mendaftar untuk turut serta dalam gerakan tersebut mulai 1 – 5 April 2020 dengan mengisi formulir melalui tautan bit.ly/GerakanMaskerKain yang ada di kanal media sosial Kemenparekraf.
“Gerakan Masker Kain bertekad bisa memproduksi total 100.000 masker kain yang akan didistribusikan kepada pekerja pariwisata (PHRI), pekerja kreatif (asosiasi kreatif), pekerja publik (Transjakarta, MRT, Pertamina, dan sebagainya) serta pekerja sektor lainnya yang diusulkan,” katanya.
Josua juga menjelaskan, gerakan ini muncul sebagai bentuk keprihatinan karena kelangkaan masker di pasaran. Kalaupun ada harga yang ditawarkan sangat tidak wajar.
Hal ini kemudian mendorong Kemenparekraf berinisiatif untuk mengajak para pekerja fesyen agar menggerakkan usahanya dengan membuat masker kain dari kain perca atau sisa bahan kain produksi mereka.
Selain itu, gerakan ini bertujuan untuk mengajak dan mengedukasi masyarakat agar tetap menjaga kesehatan di tengah pandemi COVID-19.
Penggunaan masker kain pun dianggap cukup memadai bagi mereka yang sehat. Maka dengan semakin banyaknya masyarakat menggunakan masker kain, supplay masker medis akan lebih mudah didapatkan oleh mereka yang lebih membutuhkan termasuk tenaga medis, pasien ODP, PDP, dan positif COVID-19.
“Masker yang terbuat dari kain ini telah diteliti cukup untuk meminimalisasi kontak langsung dengan debu, virus, dan droplets di luar rumah jika memang tidak dapat melakukan Work From Home.
Salah seorang pemakai masker kain tenun dari Bima Nusa Tenggara Barat, Nukman sangat salut dengan ide dan kreatifitas Menparekraf dalam meminimalisir Covid-19 dengan menggunakan masker khas kita, ini luarbiasa dan saya salut, kata Nukman
(Tim)
Cari Blog Ini
Sabtu, 04 April 2020
Tipu Pelanggan ,, San Master Media akan diadukan ke Polisi
Berita by admint
Salah seorang pelanggan atas nama Nurfitriani misalnya curhat pada SC dengan mengatakan kalau pas bayar
Bayar nggak bisa telat kalau sudah tanggalnya langsung dmatiin tengah malampun di matiin nggak kenal siapa
Tetapi giliran rusak berhari-hari bahkan berminggu minggu, Leletnyapun minta ampun padahal 2 atau 3 org saja yg make...🤦♀️, senada dengan Nurfitriani begitupula dengan Deni Shopian putra Woro Madapangga menuturkan hal yang sama deni mengaku pusing padahal sudah bayar.
Contoh curhatan pelanggan d FB
atas layanan wifi master media
Selalu rusak dan error layanannya, dalam satu bulan paling paling baiknya hanya enam hari sisanya lelet dan errror lalu bayar lagi dan lagi, siklusnya hanya seperti itu saja layanan wifi itu, ngaku Deni Sophian.Salah seorang warga Dena, Nukman pada SwaraCendekia menuturkan sekitar beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 2 April 2020, kita sudah bayar pesawat wifi sebesar seratus lima puluh dengan admint bank, nyatanya hingga detik ini wifi belum juga baik dan terkoneksi, kita telfon alasannya macam macam, alibinya seribu satu macam, bukan kali ini saja kesalnya melainkan berkali kali modus operandi bisnisnya dengan jasa internet , namun internetnya kerap tiap bulannya macet, ngadat, error dan unconnection, serta dibiarkan berlarut larut, katanya.
Invoice, Fiktif perusahaan u menipu
SWARACENDEKIA.news,- Bima.-Untuk kesekian kalinya, warga Madapangga lagi lagi ditipu oleh PT.San Media jasa usaha wifi dan akses internet, perusahaan yang beralamat di Dompu tersebut kerap merugikan pelanggan, terutama terabaikannya aduan dan telpon pelanggan yang meminta pesawat wifi diaktifkan.
Salah seorang pelanggan atas nama Nurfitriani misalnya curhat pada SC dengan mengatakan kalau pas bayar
Bayar nggak bisa telat kalau sudah tanggalnya langsung dmatiin tengah malampun di matiin nggak kenal siapa
Tetapi giliran rusak berhari-hari bahkan berminggu minggu, Leletnyapun minta ampun padahal 2 atau 3 org saja yg make...🤦♀️, senada dengan Nurfitriani begitupula dengan Deni Shopian putra Woro Madapangga menuturkan hal yang sama deni mengaku pusing padahal sudah bayar.
Contoh curhatan pelanggan d FB
atas layanan wifi master media
Selalu rusak dan error layanannya, dalam satu bulan paling paling baiknya hanya enam hari sisanya lelet dan errror lalu bayar lagi dan lagi, siklusnya hanya seperti itu saja layanan wifi itu, ngaku Deni Sophian.Salah seorang warga Dena, Nukman pada SwaraCendekia menuturkan sekitar beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 2 April 2020, kita sudah bayar pesawat wifi sebesar seratus lima puluh dengan admint bank, nyatanya hingga detik ini wifi belum juga baik dan terkoneksi, kita telfon alasannya macam macam, alibinya seribu satu macam, bukan kali ini saja kesalnya melainkan berkali kali modus operandi bisnisnya dengan jasa internet , namun internetnya kerap tiap bulannya macet, ngadat, error dan unconnection, serta dibiarkan berlarut larut, katanya.
Selain Nukman, warga lainnya seperti Nurhaidah, Nurhidayah, PAUD Anak Sholeh, Dheni Sofian, Anwar Sarujin, Nurhidayah dllnya pun mengalami hal yang sama, mereka mengaku hingga hari dan detik ini pesawat wifi tidak berfungsi dengan baik padahal kewajiban sudah diselesaikan, tuturnya.
Salah seorang tekhnisinya yang beberapa hari lalu sempat mengecek kondisi antena dan lain lainya mengaku sudah habis kontrak kerja dengan master media dan tidak ada sangkut pautnya lagi ngakunya melalui screenshoot whatapp
Salah satu tekhnisi wifi San Master
Anak anak kita saat ini lagi butuh internet untuk belajar daring, mandiri online apalagi saat ini lagi banyak tugas tugas yang secara online dihadapi, perusahaan ini seenakknya melakukan pembiaran pada layanan publik yang tidak baik, tidak seimbang antara hak dan kewajiban serta merugikan banyak kalangan.
Pelanggan layanan ini di Madapangga cukup banyak ada sekitar 5000 warga kalau dikalikan 150rb itu luar biasa banyak dan kaya raya pengelolanya.
Salah seorang tekhnisinya yang beberapa hari lalu sempat mengecek kondisi antena dan lain lainya mengaku sudah habis kontrak kerja dengan master media dan tidak ada sangkut pautnya lagi ngakunya melalui screenshoot whatapp
Salah satu tekhnisi wifi San Master
Anak anak kita saat ini lagi butuh internet untuk belajar daring, mandiri online apalagi saat ini lagi banyak tugas tugas yang secara online dihadapi, perusahaan ini seenakknya melakukan pembiaran pada layanan publik yang tidak baik, tidak seimbang antara hak dan kewajiban serta merugikan banyak kalangan.
Pelanggan layanan ini di Madapangga cukup banyak ada sekitar 5000 warga kalau dikalikan 150rb itu luar biasa banyak dan kaya raya pengelolanya.
Pemilik, Wifi San Media melalui Whatsappnya mengatakan sudah diisi paketnya sudah diisi dan terimakasih,
lalu beberapa menit kemudian dijawab lagi banyak maaf pemancar kami di Manggelewa dan Doro Luwu terganggu besok akan aktif, lalu beberapa menit kemudian tatkala Nukman menghubungi via telepon seluler hapenya pemilik perusahaaan dalam keadaan tidak aktif.
lalu beberapa menit kemudian dijawab lagi banyak maaf pemancar kami di Manggelewa dan Doro Luwu terganggu besok akan aktif, lalu beberapa menit kemudian tatkala Nukman menghubungi via telepon seluler hapenya pemilik perusahaaan dalam keadaan tidak aktif.
Logo Perusahaan
nomor yang anda tuju kini berada diluar jangkauan, begitulah kira kira ketika nomor bos wifi san dompu yang bernomor +62 822-3687-9602 menjawabnya ketika kita menghubungi, tutur nukman dena. Perusahaan selalu saja beralibi untuk mengelabui pelanggannya, ditambah lagi tidak adanya tekhnisi yang melakukan maintenance dan perawatan koneksi internet warga mengakibatkan warga selalu dan selalu merugi. Bayangkan pelanggannya banyak kalikan satu orang seratus lima puluh ribu rupiah jadi sudah berapa uang orang di madapangga dia tipu, kata Nukman.
Tanda bukti pembayaran wifi perbln
Menyikapi hal tersebut nukman meminta san media untuk legawa dan mengembalikan uang pelanggan yang ditipunya, jika tidak kita akan melapor hal ini sebagai sebuah tindak pidana penipuan, soalnya sudah sering kali terjadi dan inshaaAllah besok saya akan buat surat yang diarahkan ke Mapolsek Madapangga, pungkasnya.
Sekarang kita tengah mengumpulkan korban penipuan, perusahaan wifi dan jika dalam 2 x24 jam wifi tidak menyala dan tidak mengembalikan iuran yang terlanjur di transfer melalui rekening maka langkah hukum harus diambil bersama seluruh warga kecamatan madapangga dan pelanggan san master media lainnya tutup mantan aktifis 98 ini pada SC.
(TIM Swara Cendekia)
Kamis, 02 April 2020
Mantan Kasek 2 Tambora, Kembalikan Asset dan Dokumen Negara Selama Menjabat 2 Tahun di Tambora
Berita by admint
SWARA CENDEKIA.news.,Tambora.- Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora, Nukman, S.Pd.,M.Si., pada, kamis, (2/4), waktu setempat mengembalikan/ melakukan penyerahan dan pengembalian sejumlah aset negara dan beberapa dokumen penting terkait dengan tugas yang dipercayakan pada dirinya selama dua tahun dan dengan sejumlah batasan tugasnya per desember 2019, di Aula SMP Negeri 2 Tambora, Jl Lintas Sanggar Tambora.
Serah terima asset dan dokumen dokumen itu disaksikan Kepala UPT Dikpora Kecamatan Tambora, Imran,SPd dan Kepala Desa Kawinda Toi, Iskandar H.Kahimuddin serta Walimurid pada Sekolah tersebut. Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses tertib dan lancar.
Melalui, pelaksana tugas sementara saya serahkan beberapa dokumen penting yang disertai berita acara dan disaksikan perwakilan komite dan pihak wali murid SMPN 2 Tambora, atas nama M.Ali Jaelani, SH, Kata Mantan Kasek.
Pelaksana Tugas (Plt), Sunaitin, S.Pd. mengaku telah menerima sejumlah dokumen penting dari Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora Nukman, S.Pd.,M.Si., kami sangat salut dengan sikap pak Nukman yang sangat bijak dan dewasa serta egaliter dan baik hatinya, terimakasih pak nukman semoga jasanya yang telah merubah wajah sekolah kami selama mengabdinya di Kawinda Toi dicatat sebagai amal ibadah di sisinya dan kami mohon maaf kepada bapak selama ini bila tersua hal yang kurang berkenan dihati, tutup ibu Tin.
Sementara dari data asset dikbudpora Zen, memgatakan alhamduulilah kepala smpn 2 tambora sudah memberikan contoh yang terbaik buat rekan rekannya, semoga diikuti cara pak nukman ini oleh yang lain dan alhamduulillah kami sudah menerima laporannya, tutur zainuddin bagian data aset sekolah alias zen.
Sejumlah dokumen penting yang diserahkan saudara Nukman diantaranya, Buku Tabungan Simpanan Pelajar untuk pencairan beaaiswa dan Program PIP sebanyak 107 buah, Sertifikat SHM Sekolah, Piagam Akreditasi, Sepeda Motor Yamaha Mio 125 model terbaru, serta buku guru siswa dan sejumlah dokumen penting lainnya yang berkaitan demgan sekolah termasuk spj dana bos hingga proyek proyek yang sempat dikerjakannya selama kepemimpinan saudara Nukman disana, Kata Ali pada SC.
Nukman, tidak ingin hal hal yang sepele dan kecil itu menjadi beban dalam benaknya, Ketua FGII Bima ini tidak mau hidup dengan beban dan menyisakan buah bibir di tengah tengah khalayak, terimakasih Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda Kabupaten Bima atas kepercayaannya yang telah diberikan kepada kami semoga kebaikannya menjadi sebuah nilai ibadah, dirinya ingin menjaga nama baik dan marwah organisasi maupun lembaga yang menjadi jalan hidupnya, ia menambahkan dirinya sangat menghargai pejabat pelaksana tugas adalah yang sah menjalankan kegiatan setelah dirinya dan yang ditunjuk oleh Bupati Bima selaku atasannya dan beliau sangat menghargai kebijakan ibu bupati sebagai sebuah keputusan yang harus dan wajib dijunjung tinggi adanya selain itu saya juga sudah berkomitmen untuk menuruti segala keputusan Bupati kepala dinas dikbud kabupaten sebagaimana aturan yang berlaku, intinya saya sudah tidak ada beban dan utang terhadap tugas lama dan alhamdulillah semuanya sudah clear tinggal bagaimana kita sama sama ikut mendorong agar percepatan kemajuan di sekolah zona SM3T terakselerasi dengan progress yang cepat, tepat dan terpadu, pungkasnya.
Sementara itu pejabat Inspektorat Kabupaten Bima, Muslim dan H.Mursadat telah memeriksa secara intensif saudara Nukman mantan Kepala SMP N 2 Tambora selama 5 jam di Kantor Inspektorat Kabupaten dan kedua pejabat tersebut telah tuntas melaksanakan tupoksinya berdasarkan regulasi yakni wajib memeriksa kinerja dan akuntabilitas pekerjaan seseorang selama menjabat seperti Kepala Sekolah sebagai pejabat eselon empat dan di akhir penuturannya beliau salut dengan keterbukaan dan kooperatif mantan Kepala SMPN 2 Tambora,
Saya salut dengan anak muda itu, kata aji Mursadat dan pak muslim kepada Swara Cendekia.news di ruang kerjanya.
Tim Inspektorat
Kabupaten Bima
[Tim]
SWARA CENDEKIA.news.,Tambora.- Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora, Nukman, S.Pd.,M.Si., pada, kamis, (2/4), waktu setempat mengembalikan/ melakukan penyerahan dan pengembalian sejumlah aset negara dan beberapa dokumen penting terkait dengan tugas yang dipercayakan pada dirinya selama dua tahun dan dengan sejumlah batasan tugasnya per desember 2019, di Aula SMP Negeri 2 Tambora, Jl Lintas Sanggar Tambora.
Serah terima asset dan dokumen dokumen itu disaksikan Kepala UPT Dikpora Kecamatan Tambora, Imran,SPd dan Kepala Desa Kawinda Toi, Iskandar H.Kahimuddin serta Walimurid pada Sekolah tersebut. Alhamdulillah kegiatan berjalan sukses tertib dan lancar.
Melalui, pelaksana tugas sementara saya serahkan beberapa dokumen penting yang disertai berita acara dan disaksikan perwakilan komite dan pihak wali murid SMPN 2 Tambora, atas nama M.Ali Jaelani, SH, Kata Mantan Kasek.
Pelaksana Tugas (Plt), Sunaitin, S.Pd. mengaku telah menerima sejumlah dokumen penting dari Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora Nukman, S.Pd.,M.Si., kami sangat salut dengan sikap pak Nukman yang sangat bijak dan dewasa serta egaliter dan baik hatinya, terimakasih pak nukman semoga jasanya yang telah merubah wajah sekolah kami selama mengabdinya di Kawinda Toi dicatat sebagai amal ibadah di sisinya dan kami mohon maaf kepada bapak selama ini bila tersua hal yang kurang berkenan dihati, tutup ibu Tin.
Sementara dari data asset dikbudpora Zen, memgatakan alhamduulilah kepala smpn 2 tambora sudah memberikan contoh yang terbaik buat rekan rekannya, semoga diikuti cara pak nukman ini oleh yang lain dan alhamduulillah kami sudah menerima laporannya, tutur zainuddin bagian data aset sekolah alias zen.
Sejumlah dokumen penting yang diserahkan saudara Nukman diantaranya, Buku Tabungan Simpanan Pelajar untuk pencairan beaaiswa dan Program PIP sebanyak 107 buah, Sertifikat SHM Sekolah, Piagam Akreditasi, Sepeda Motor Yamaha Mio 125 model terbaru, serta buku guru siswa dan sejumlah dokumen penting lainnya yang berkaitan demgan sekolah termasuk spj dana bos hingga proyek proyek yang sempat dikerjakannya selama kepemimpinan saudara Nukman disana, Kata Ali pada SC.
Nukman, tidak ingin hal hal yang sepele dan kecil itu menjadi beban dalam benaknya, Ketua FGII Bima ini tidak mau hidup dengan beban dan menyisakan buah bibir di tengah tengah khalayak, terimakasih Bupati dan Wakil Bupati serta Sekda Kabupaten Bima atas kepercayaannya yang telah diberikan kepada kami semoga kebaikannya menjadi sebuah nilai ibadah, dirinya ingin menjaga nama baik dan marwah organisasi maupun lembaga yang menjadi jalan hidupnya, ia menambahkan dirinya sangat menghargai pejabat pelaksana tugas adalah yang sah menjalankan kegiatan setelah dirinya dan yang ditunjuk oleh Bupati Bima selaku atasannya dan beliau sangat menghargai kebijakan ibu bupati sebagai sebuah keputusan yang harus dan wajib dijunjung tinggi adanya selain itu saya juga sudah berkomitmen untuk menuruti segala keputusan Bupati kepala dinas dikbud kabupaten sebagaimana aturan yang berlaku, intinya saya sudah tidak ada beban dan utang terhadap tugas lama dan alhamdulillah semuanya sudah clear tinggal bagaimana kita sama sama ikut mendorong agar percepatan kemajuan di sekolah zona SM3T terakselerasi dengan progress yang cepat, tepat dan terpadu, pungkasnya.
Sementara itu pejabat Inspektorat Kabupaten Bima, Muslim dan H.Mursadat telah memeriksa secara intensif saudara Nukman mantan Kepala SMP N 2 Tambora selama 5 jam di Kantor Inspektorat Kabupaten dan kedua pejabat tersebut telah tuntas melaksanakan tupoksinya berdasarkan regulasi yakni wajib memeriksa kinerja dan akuntabilitas pekerjaan seseorang selama menjabat seperti Kepala Sekolah sebagai pejabat eselon empat dan di akhir penuturannya beliau salut dengan keterbukaan dan kooperatif mantan Kepala SMPN 2 Tambora,
Saya salut dengan anak muda itu, kata aji Mursadat dan pak muslim kepada Swara Cendekia.news di ruang kerjanya.
Tim Inspektorat
Kabupaten Bima
[Tim]
SMPN 2 Tambora, Berubah Wajah dan Bentuknya saat dipimpin Nukman
Berita by Admint
SUARA CENDEKIA, Tambora,- Pemerintah Kabupaten Bima yang dipimpin Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E. bersama Drs.Dahlan M.Noer sungguh serius mau menata dunia pendidikan hal ini terlihat dari berbagai capaian dan pekerjaan fisik sarana dan prasarana yang ada di 18 Kecamatan termasuk tambora mendapat tempat di hati pasangan ini.
Banyak kegiatan fisik di Tahun 2017, 2018 hingga 2019 yang dikucurkan Pemkab Bima di seluruh 18 Kecamatan, se Kabupaten, hanya saja mutu dan kualitas serta volume anggarannya yang sangat berbeda, akan tetapi harus diakui dalam rentang waktu tersebut lumayan ada kegiatan, kata Nukman.
Misalnya di wilayah Kecamatan Tambora saja pada rentang tahun 2017 hingga 2019 lumayan banyak Dana Alokasi Khusus di wilayah ujung barat Kabupaten Bima itu yang dikucurkan pemerintah termasuk dana APBN.
Alhamduulillah pada Tahun 2017 hingga 2018, SMPN 1 Tambora dan 3 Tambora beserta 16 SD/MI mendapatkan kegiatan rehab dan bangun baru dari dana APBN dan APBD II sedangkan pada tahun 2019 SMPN 2 Tambora dalam sejarah baru mendapatkan kegiatan perbaikan rehab dengan kerusakan minimal selama 15 Tahun sejak didirikannya sekolah tersebut, ucapnya.
SMPN 2 Tambora yang berada di Jalan Lintas Sanggar Tambora, selama lebih kurang hampir 20 tahun sejak didirikan hingga kini baru pada bulan juli 2019 mendapatkan kegiatan itu, kedepan pemerintah harus ikut memikirkan sekolah macam ini jangan dibiarkan rusak dan parah dulu baru dilirik, kasihan mereka. tutur nukman.
Selain itu, Ketua Komite SMPN 2 Tambora, Iskandar H.Kahimuddin yang saat ini telah menjadi Kades Kawinda Toi lokasi sekolah yang dipimpin Nukman, sangat mengapresiasi langkah dan upaya putra asli madapangga tersebut, iya saya sangat salut sama beliau, dari keempat kepala sekolah yang ada hanya dia yang mampu melakukan perubahan dan agak mendingan dari yang lain, pujinya pada SC.news di Desa Kawinda Toi tadi sore,
Salah seorang anggota DPRD Dedy MT pun sangat mengakui kemampuan mantan aktifis yang cukup vokal dan berani tersebut, bahkan dedy sangat memujinya, pungkas legislator demokrat putra asli tambora.
(TIM)
SUARA CENDEKIA, Tambora,- Pemerintah Kabupaten Bima yang dipimpin Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E. bersama Drs.Dahlan M.Noer sungguh serius mau menata dunia pendidikan hal ini terlihat dari berbagai capaian dan pekerjaan fisik sarana dan prasarana yang ada di 18 Kecamatan termasuk tambora mendapat tempat di hati pasangan ini.
Banyak kegiatan fisik di Tahun 2017, 2018 hingga 2019 yang dikucurkan Pemkab Bima di seluruh 18 Kecamatan, se Kabupaten, hanya saja mutu dan kualitas serta volume anggarannya yang sangat berbeda, akan tetapi harus diakui dalam rentang waktu tersebut lumayan ada kegiatan, kata Nukman.
Misalnya di wilayah Kecamatan Tambora saja pada rentang tahun 2017 hingga 2019 lumayan banyak Dana Alokasi Khusus di wilayah ujung barat Kabupaten Bima itu yang dikucurkan pemerintah termasuk dana APBN.
Alhamduulillah pada Tahun 2017 hingga 2018, SMPN 1 Tambora dan 3 Tambora beserta 16 SD/MI mendapatkan kegiatan rehab dan bangun baru dari dana APBN dan APBD II sedangkan pada tahun 2019 SMPN 2 Tambora dalam sejarah baru mendapatkan kegiatan perbaikan rehab dengan kerusakan minimal selama 15 Tahun sejak didirikannya sekolah tersebut, ucapnya.
SMPN 2 Tambora yang berada di Jalan Lintas Sanggar Tambora, selama lebih kurang hampir 20 tahun sejak didirikan hingga kini baru pada bulan juli 2019 mendapatkan kegiatan itu, kedepan pemerintah harus ikut memikirkan sekolah macam ini jangan dibiarkan rusak dan parah dulu baru dilirik, kasihan mereka. tutur nukman.
Iya, kita berharap pemerintah pusat terutama provinsi dan Kabupaten untuk mau memperhatikan lagi dan lebih meng atensi lagi sekolah sekolah yang berada di zona terluar dan tertinggal, jangan hanya mau memoles dan menambah perbaikan sekolah yang ada di Kota tetapi tengoklah sekolah atau perhatikan sekolah yang ada di gunung gunung dan lembah, mereka juga bagian dari anak bangsa yang harus dan wajib untuk diperlakukan sama dengan yanv lain serta dicerdaskan sama dengan anak anak yang lain sehingga mendapatkan akses yang sama secara adil dan proporsional, bukan malah sebaliknya, tutup Nukman.
Selain itu, Ketua Komite SMPN 2 Tambora, Iskandar H.Kahimuddin yang saat ini telah menjadi Kades Kawinda Toi lokasi sekolah yang dipimpin Nukman, sangat mengapresiasi langkah dan upaya putra asli madapangga tersebut, iya saya sangat salut sama beliau, dari keempat kepala sekolah yang ada hanya dia yang mampu melakukan perubahan dan agak mendingan dari yang lain, pujinya pada SC.news di Desa Kawinda Toi tadi sore,
Salah seorang anggota DPRD Dedy MT pun sangat mengakui kemampuan mantan aktifis yang cukup vokal dan berani tersebut, bahkan dedy sangat memujinya, pungkas legislator demokrat putra asli tambora.
(TIM)
Mantan Kasek 2 Tambora, Serahkan Dokumen Penting kepada Pelaksana Tugas Sementara
Berita by admint
SWARA CENDEKIA.news.,BIMA.- Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora, Nukman, S.Pd.,M.Si., siang tadi Kamis, (2/4), waktu setempat melakukan serah terima beberapa dokumen penting terkait dengan sejumlah batasan tugasnya per desember 2019, di Kantor Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.
Melalui, pelaksana tugas sementara saya serahkan beberapa dokumen penting yang disertai berita acara dan disaksikan perwakilan komite dan pihak wali murid SMPN 2 Tambora, atas nama M.Ali Jaelani, SH, Kata Mantan Kasek.
Pelaksana Tugas (Plt), Sunaitin, S.Pd. mengaku telah menerima sejumlah dokumen penting dari Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora Nukman, S.Pd.,M.Si., kami sangat salut dengan sikap pak Nukman yang sangat bijak dan dewasa serta egaliter dan baik hatinya, terimakasih pak nukman semoga jasanya yang telah merubah wajah sekolah kami selama mengabdinya di Kawinda Toi dicatat sebagai amal ibadah di sisinya dan kami mohon maaf kepada bapak selama ini bila tersua hal yang kurang berkenan dihati, tutup ibu Tin.
Sementara dari data asset dikbudpora Zen, memgatakan alhamduulilah kepala smpn 2 tambora sudah memberikan contoh yang terbaik buat rekan rekannya, semoga diikuti cara pak nukman ini oleh yang lain dan alhamduulillah kami sudah menerima laporannya, tutur zainuddin bagian data aset sekolah alias zen.
Sejumlah dokumen penting yang diserahkan saudara Nukman diantaranya, Buku Tabungan Simpanan Pelajar untuk pencairan beaaiswa dan Program PIP sebanyak 107 buah, Sertifikat SHM Sekolah, Piagam Akreditasi, Sepeda Motor Yamaha Mio 125 model terbaru, serta buku guru siswa dan sejumlah dokumen penting lainnya yang berkaitan demgan sekolah termasuk spj dana bos hingga proyek proyek yang sempat dikerjakannya selama kepemimpinan saudara Nukman disana, Kata Ali pada SC.
Nukman, tidak ingin hal hal yang sepele dan kecil itu menjadi beban dalam benaknya, Ketua FGII Bima ini tidak mau hidup dengan beban dan menyisakan buah bibir di tengah tengag khalayak, dirinya ingin menjaga nama baik dan marwah organisasi maupun lembaga yang menjadi jalan hidupnya, ia menambahkan dirinya sangat menghargai pejabat pelaksana tugas adalah yang sah menjalankan kegiatan setelah dirinya dan yang ditunjuk oleh Bupati Bima selaku atasannya dan beliau sangat menghargai kebijakan ibu bupati sebagai sebuah keputusan yang harus dan wajib dijunjung tinggi adanya selain itu saya juga sudah berkomitmen untuk menuruti segala keputusan Bupati kepala dinas dikbud kabupaten sebagaimana aturan yang berlaku, intinya saya sudah tidak ada beban dan utang terhadap tugas lama dan alhamdulillah semuanya sudah clear tinggal bagaimana kita sama sama ikut mendorong agar percepatan kemajuan di sekolah zona SM3T terakselerasi dengan progress yang cepat, tepat dan terpadu, pungkasnya.
[Tim]
SWARA CENDEKIA.news.,BIMA.- Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora, Nukman, S.Pd.,M.Si., siang tadi Kamis, (2/4), waktu setempat melakukan serah terima beberapa dokumen penting terkait dengan sejumlah batasan tugasnya per desember 2019, di Kantor Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima.
Melalui, pelaksana tugas sementara saya serahkan beberapa dokumen penting yang disertai berita acara dan disaksikan perwakilan komite dan pihak wali murid SMPN 2 Tambora, atas nama M.Ali Jaelani, SH, Kata Mantan Kasek.
Pelaksana Tugas (Plt), Sunaitin, S.Pd. mengaku telah menerima sejumlah dokumen penting dari Mantan Kepala SMP Negeri 2 Tambora Nukman, S.Pd.,M.Si., kami sangat salut dengan sikap pak Nukman yang sangat bijak dan dewasa serta egaliter dan baik hatinya, terimakasih pak nukman semoga jasanya yang telah merubah wajah sekolah kami selama mengabdinya di Kawinda Toi dicatat sebagai amal ibadah di sisinya dan kami mohon maaf kepada bapak selama ini bila tersua hal yang kurang berkenan dihati, tutup ibu Tin.
Sementara dari data asset dikbudpora Zen, memgatakan alhamduulilah kepala smpn 2 tambora sudah memberikan contoh yang terbaik buat rekan rekannya, semoga diikuti cara pak nukman ini oleh yang lain dan alhamduulillah kami sudah menerima laporannya, tutur zainuddin bagian data aset sekolah alias zen.
Sejumlah dokumen penting yang diserahkan saudara Nukman diantaranya, Buku Tabungan Simpanan Pelajar untuk pencairan beaaiswa dan Program PIP sebanyak 107 buah, Sertifikat SHM Sekolah, Piagam Akreditasi, Sepeda Motor Yamaha Mio 125 model terbaru, serta buku guru siswa dan sejumlah dokumen penting lainnya yang berkaitan demgan sekolah termasuk spj dana bos hingga proyek proyek yang sempat dikerjakannya selama kepemimpinan saudara Nukman disana, Kata Ali pada SC.
Nukman, tidak ingin hal hal yang sepele dan kecil itu menjadi beban dalam benaknya, Ketua FGII Bima ini tidak mau hidup dengan beban dan menyisakan buah bibir di tengah tengag khalayak, dirinya ingin menjaga nama baik dan marwah organisasi maupun lembaga yang menjadi jalan hidupnya, ia menambahkan dirinya sangat menghargai pejabat pelaksana tugas adalah yang sah menjalankan kegiatan setelah dirinya dan yang ditunjuk oleh Bupati Bima selaku atasannya dan beliau sangat menghargai kebijakan ibu bupati sebagai sebuah keputusan yang harus dan wajib dijunjung tinggi adanya selain itu saya juga sudah berkomitmen untuk menuruti segala keputusan Bupati kepala dinas dikbud kabupaten sebagaimana aturan yang berlaku, intinya saya sudah tidak ada beban dan utang terhadap tugas lama dan alhamdulillah semuanya sudah clear tinggal bagaimana kita sama sama ikut mendorong agar percepatan kemajuan di sekolah zona SM3T terakselerasi dengan progress yang cepat, tepat dan terpadu, pungkasnya.
[Tim]
Selasa, 31 Maret 2020
"Covid-19 Vs Kemampuan Fiskal Negara”
Rilis
Oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran
Oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran
Hingga tanggal 24 Maret 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 686 kasus di mana 55 orang meninggal dunia termasuk beberapa tenaga medis yang menangani korban Virus SARS-CoV-2 atau yang disebut Corona, dan 30 orang sembuh.
Pemerintah telah mengeluarkan Inpres No. 4 Tahun 2020 tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang ditindaklanjuti oleh Kementerian Keuangan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 6/KM.7/2020 tentang Penyaluran Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan dan Dana Bantuan Operasional Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan dan/atau Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Tidak hanya KMK, Menteri Keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 19/PMK.07/2020 tentang Penyaluran dan Penggunaan Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, dan Dana Insentif Daerah Tahun Anggaran 2020 dalam rangka Penanggulangan Corona Virus Disease 19 (Covid-19).
Pemerintah memprioritaskan alokasi anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik kesehatan dialokasikan untuk penanganan dan pencegahan persebaran Corona. Berdasarkan pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 alokasi DAK Fisik untuk bidang kesehatan mencapai Rp 20,78 triliun atau sekitar 28,7 persen dari total DAK Fisik di tahun 2020 yang sebesar Rp 72,25 triliun.
Perlu ditambahkan kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19, jika dalam rencana kegiatan pemerintah belum ada kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19. Beberapa ketentuan dalam KMK, di antaranya; mensyaratkan adanya revisi kegiatan. Penyaluran sekaligus setelah mendapat rekomendasi dari Kementerian Kesehatan. Penyaluran dilaksanakan 7 hari setelah Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara menerima dokumen kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19.
Realisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sampai dengan Februari 2020 baru sebesar Rp 117,68 triliun atau 13,73 persen dari pagu APBN 2020 Rp 856,95 triliun, terdiri dari Pagu alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) pada APBN 2020 sebesar Rp 117,58 triliun terdiri atas DBH Reguler sebesar Rp 105,08 triliun dan Kurang Bayar DBH sebesar Rp 12,50 triliun. Penyaluran DBH per 29 Februari 2020 terealisasi sebesar Rp6,66 triliun atau 5,67 persen dari pagu alokasi. Dana Alokasi Umum (DAU) telah disalurkan sebesar Rp 97,80 triliun atau 22,90 persen dari pagu alokasi Rp 427,09 triliun.
Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik belum memiliki realisasi penyaluran sampai dengan 29 Februari 2020. Hal tersebut disebabkan belum ada daerah yang menyampaikan persyaratan penyaluran DAK Fisik Tahap I secara lengkap. Sementara mengacu pada KMK Nomor 6 tahun 2020 penyaluran dana bantuan operasional kesehatan tahap I dilaksanakan tanpa menyampaikan laporan realisasi tahun anggaran sebelumnya dengan tidak memperhitungkan sisa dana Rekening Kas Umum Daerah. Alokasi DAK Fisik Rp 72,24 triliun. Sedangkan per 29 Februari 2020 penyaluran DAK Nonfisik telah terealisasi sebesar Rp 11,56 triliun atau 8,87 persen dari pagu alokasi Rp 130,27 triliun.
Per Februari 2020 Realisasi Dana Desa baru Rp 1,66 triliun atau 2,31 persen dari pagu APBN 2020 Rp 72 triliun. Sedangkan Dana Insentif Daerah (DID) belum terealisasi. Realisasi TKDD per Februari 2020 lebih rendah sekitar Rp 8,46 triliun atau 6,71 persen (yoy) apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019.
Kebijakan pemerintah dalam merespon pandemik corona terkesan lambat, terutama komitmen dalam penyiapan anggaran. Belum lagi, berkaca pada beberapa pengalaman pengelolaan anggaran tanggap darurat bencana rawan terjadi tindak pidana korupsi. Misalnya, korupsi vaksin flu burung, dan korupsi penyediaan air oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di daerah bencana yang ketika itu terjadi di wilayah Donggala, Palu, Sulawesi Tengah.
Karenanya Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA), menyatakan:
1. Keluarnya Inpres sekadar langkah taktis pemerintah karena bersifat teknis-administratif realokasi anggaran. Yang lebih strategis adalah mengeluarkan Perppu tentang APBN 2020 dengan memasukkan realokasi anggaran untuk Bencana Non-Alam.
2. Pemerintah pusat dan daerah harus mempublikasikan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19, karena dengan keterbukaan atau transparansi dapat meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi.
3. Perlu komitmen yang kuat oleh para penegak hukum dalam penanganan tindak pidana korupsi terkait dengan korupsi anggaran penanganan bencana. Hal ini untuk menghindari terjadinya pengulangan korupsi anggaran penanganan bencana, terlebih diberlakukannya kelonggaran pengelolaan anggaran.
4. Masyarakat harus secara aktif terlibat dalam pengawasan penggunaan anggaran penanganan dan pencegahan Covid-19, agar tidak terjadi penyalahgunaan.
5. Menolak penambahan utang luar negeri untuk penanganan covid-19 karena dapat membebani APBN dan mempunyai dampak jangka panjang di tengah kondisi perekonomian nasional dan global yang terpuruk.
6. Pemerintah perlu segera merealisasikan Dana Alokasi Khusus Fisik bidang kesehatan, sehingga peningkatan jumlah korban Covid-19 dapat dihindari. Berdasarkan data kementerian keuangan DAK Fisik per Februari 2020 belum disalurkan.
7. Pemerintah juga perlu mengantisipasi secara lebih serius dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama pasca diberlakukan kondisi Sosial Distancing dan Work from Home. Pemerintah harus menjaga ketersediaan pasokan pangan setidaknya dalam kurun waktu 5 bulan ke depan, dan perlu afirmasi kebijakan, dengan memberikan bantuan kepada masyarakat selama pemberlakuan kondisi darurat Covid-19.
CP:
Misbah Hasan, Sekjen FITRA (0822-1171-3249)
Badiul Hadi, Manager Riset Seknas FITRA (0853-2599-0822)
" Catatan FITRA atas Pidato Presiden tentang Langkah Perlindungan Sosial & Stimulus Ekonomi Menghadapi Dampak Covid-19”
Oleh: Misbah Hasan
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran
Pertama, kami apresiasi komitmen pemerintah menyediakan anggaran covid-19 cukup
besar, sekitar Rp 405,1 T, tapi ini bukannya tanpa resiko. Resiko pertama, terkait penyediaan
besaran anggaran tsb. saat ini realisasi Pendapatan Negara baru mencapai 216,6 T (9,7%
dari target APBN). Ini artinya, kas negara sedang minim). Belum lagi per Maret 2020 Belanja
Negara sudah mencapai Rp 279,4 T.
Kedua, pemerintah mengandalkan SiLPA APBN tahun lalu yang sebesar Rp 46,4 T. Ini jelas
tidak mencukupi. Apalagi kondisi perekonomian yang terkoreksi saat ini, misal dari aspek
penerimaan perpajakan, PNBP, dll. Pemerintah musti mencari pendanaan dari sumber lain.
Utang sepertinya akan menjadi alternatif pertama. Hal ini terlihat dari perubahan defisit
anggaran yang dibuka di atas 3%. Ini yang harus dikontrol juga. Jangan sampai kebijakan
utang akan menimbulkan masalah di tahun-tahun berikutnya. Pun tetap menggunakan
alternatif utang, maka sebaiknya pemerintah lebih memaksimalkan mekanisme utang swasta
dalam negeri.
Ketiga, Dg besaran anggaran yg disediakan, pasti rentan penyimpangan. Untuk itu,
pemerintah harus menyediakan media informasi pelaksanaan anggaran yang bisa dipantau
oleh masyarakat setiap saat. Organisasi Masyarakat Sipil juga bisa melakukan audit sosial
terhadap pelaksanaan penanganan covid-19 ini nantinya. Peran lembaga pengawas sangat
krusial dalam monitoring dan audit pelaksanaan penanganan covid-19. Audit yang dilakukan
oleh APIP, BPK, dan KPK harus dipublikasikan kepada masyarakat.
Informasi terkait proses dan mekanisme realokasi anggaran juga penting disampaikan
kepada publik. Seperti anggaran bersumber dari mana? Diperuntukan untuk apa? Dan
bagaimana pertanggungjawabannya?
Termasuk memberikan kejelasan sumber Alokasi 405,1 T.
Sementara ini, pemerintah telah menginformasikan alokasi anggaran 255,1T dr penghematan
belanja K/L, TKDD dan realokasi dana Bencana. Tersisa 150T, pemerintah perlu jg
menginformasikan sumber anggarannya.
Jadi informasi yang disampaikan oleh Gugus Tugas Covid-19 dan K/L pendukung tidak hanya
jumlah korban, tapi penggunaan anggaran hingga saat ini berapa dan untuk apa saja.
Keempat, Utk daerah, kondisi fiscalnya tidak jauh berbeda dengan pusat, apalagi daerah
masih sangat tergantung fiscalnya dari transfer pusat, DAU, DAK, DBH, Dana Desa.
Proporsinya rata2 hingga 70-80% untuk Kab/Kota seluruh Indonesia. Kalau hanya
mengandalkan PAD, saya yakin daerah tidak mampu. Untuk itu, realokasi Belanja
Barang/Jasa dan Belanja Modal sangat penting, misalnya: Jasa Perkantoran, ATK, Belanja
Perjalanan Dinas, Makan Minum, dan program-program yang tidak prioritas musti dipangkas
untuk penanganan covid-19.
Kalau hitungan FITRA, berdasarkan APBD Realisasi 2018 Provinsi/Kab/Kota seluruh
Indonesia, kalau Belanja Barang/Jasa-nya direalokasi sebesar 30%, akan tersedia anggaran
sebesar Rp 79,2 T, sedangkan untuk realokasi Belanja Modal hingga Rp 60,9 T.
Kelima, Intinya, transparansi alokasi dan realokasi anggaran penanganan covid-19 sangat
penting, demikian juga akuntabilitas penggunaannya.
CP:
Misbah Hasan Sekretaris Jenderal FITRA (0822-1171-3249)
Penulis Sekertaris Jenderal FITRA
Antisipasi Covid-19, Kades Ndano Pakai Uang Sendiri (Pribadi), Luarbiasa Pak Kades
Berita by admint
Kades Ndano bersama Danramil
dan Babinsa
SwaraCendekia.NEWS.--Kepala Desa Ndano Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima-NTB Mulyadin H. Syukur berinisiatif menggunakan dana pribadi untuk biaya penyemprotan disinfektan ke setiap rumah Warga, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya. Hal itu dilakukan dalam upaya meminimalisir angka mewabahnya virus Corona (Covid-19) di tingkat desa setempat.
Ia menyampaikan, bahwa penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu langkah preventif pencegahan Covid-19. Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan sosialisasi terhadap Warga untuk melakukan pencegahan dengan pola hidupa bersih dan selalu mencuci tangan.
Kades Ndano bersama Danramil
dan Babinsa
SwaraCendekia.NEWS.--Kepala Desa Ndano Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima-NTB Mulyadin H. Syukur berinisiatif menggunakan dana pribadi untuk biaya penyemprotan disinfektan ke setiap rumah Warga, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya. Hal itu dilakukan dalam upaya meminimalisir angka mewabahnya virus Corona (Covid-19) di tingkat desa setempat.
Mulyadin mengatakan, bahwa meningkatnya wabah Covid-19 di berbagai daerah ini, dirasa sangat perlu dilakukan tindakan awal untuk memproteksi wilayah mulai dari tingkat desa maupun skala Kabupaten. Oleh karna itu, pihaknya berinisiatif menggunakan dana pribadi untuk biaya bahan penyemprotan dalam mencegah Covid-19.
"Terus terang Kita pakai dana pribadi, ini merupakan inisiatif Kita sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19 yang kian hari kian menakutkan Warga," jelas Kades Ndano, Selasa (31/3/20).
Ia menyampaikan, bahwa penyemprotan disinfektan ini merupakan salah satu langkah preventif pencegahan Covid-19. Selain itu, kata dia, pihaknya juga melakukan sosialisasi terhadap Warga untuk melakukan pencegahan dengan pola hidupa bersih dan selalu mencuci tangan.
Sementara bahan yang digunakan untuk penyemprotan tersebut yakni berupa Bayclin sebanyak 146 Botol dan Superpel sebanyak 20 Botol dan objek penyemprotannya dilakukan di setiap rumah Warga, tempat ibadah dan tempat umum lainnya," lanjut Kades.
Disisi lain, untuk memproteksi wilayah dari Covid-19, pihaknya juga menggandeng petugas medis yang bertugas di Desa setempat untuk melakukan pemeriksaan terhadap puluhan mahasiswa yang baru pulang kampung dari berbagai daerah
"Selain penyemprotan ini, kita juga melakukan pemeriksaan terhadap 60 Mahasiswa yang baru pulang dari berbagai daerah. Guna mengetahui secara dini apakah terjangkit Covid-19 atau tidak," pungkas Mulyadin.
Dirinya berharap, dengan dilakukan berbagai upaya tersebut, dapat memberikan edukasi terhadap Warga setempat, bahwa dalam situasi genting ini perlu ada kesadaran diri untuk menciptakan pola hidup sehat. Sehingga angka mewabahnya Covid-19 dapat diminimalisir melalui pencegahan yang dimaksud," pinta dia.
Selain Pemdes setempat, aksi penyemprotan masal tersebut, juga turut dihadiri seluruh Unsure Muspika, baik itu Kapolsek IPTU Rusdin, Camat Mohamad Saleh M.Ap, Danramil Bolo Kapten Inf Ibrahim, pihak Puskesmas Miskulhitam SKm beserta jajarannya. (TIM)
Senin, 30 Maret 2020
Bupati Dompu, :" LOCK DOWN bukan Solusi Atasi Soal Corona, Masih Banyak Cara Lain
Berita by admin
SWARACENDEKIA.news. Terkait CoronaViruseDisease (Covid-19), yang telah menggemparkan dunia global tak terkecuali bahkan menggeser seluruh sendi dan nilai nilai kehidupan peradaban suatu bangsa, tak ketinggalan disikapi oleh orang nomor satu di bumi nggahi rawi pahu, sebut saja Bambang Yasin, misalnya di dompu pada hari ahad pagi waktu setempat. Ahad,(28/3).
Bupati Dompu pada SwaraCendekia mengatakan Corona memang pandemi yang wajib untuk diwaspadai bahkan di proteksi warga agar tidak terkena
Jangankan terpapar, terjangkitpun kita tidak mau bahkan tidak ingin itu terjadi, kata pria tambun yang akrab disapa aji ini pada SC saat berada disalah satu titik melayat d kelurahan Bali Satu Dompu.
Selain itu dirinya mengaku membaca juga di media bahkan sosial media bahwa ramai diberitakan soal menutup pintu masuk dan keluar akses guna mengantisipasi meluasnya dampak pandemi ini, yang trend dan krennn dengan istilah "Lock-Down".
Dirinya sangat tidak setuju hal itu dilakukan mengingat ada beberapa pertimbangan dan bahan kajian kita terkait lock down wilayah, jujur saya tidak setuju kata suami dari Hj Eri yang saat ini bakal tampil menggantikan dirinya di kancah kontestasi sukssesi dan regenerasi pilkada Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Bupati Dompu Drs Haji Bambang tidak setuju diterapkan itu pada bandara, pelabuhan, pasar, dll yang menjadi obyek vital perekonomian masyarakat dan rakyat karena dirinya berpendapat sangat mengandung resiko dan konsekuensi moral, sosial, ekonomi dan bakal terjadi turbulensi.
Dari sisi pemerintahan memang saya doho tidak bisa sembarangan, karena apa? Akan ada tuntutan masyarakat, kham bisa aja beliau mengilustrasikan dan menarasikan misal ada orang yang meninggal saat ini disaat musim corona bukan berarti yanvg meninggal itu akibat covid, tewas tertabrak bisa saja bukan karena covid dan lain dan lain sebagainya, katanya.
Yang kita khwatirkan itu efek samping dari lock down itu adinda bukan kita tidak punya sikap dan mencla mencle atau plin plan bukaan kita banyak pertimbangan pertimbangan akan hal tersebut sebab bisa saja dikemudian hari banyak menuai kontroversj dari apa yang kita bijaki dan putuskan. Beliau mencontohkan lagi jika bandara , pelabuhan, terminal, pasar sekolah bahkan aktifitas warga dihentikan itu saja luarbiasa kontribusinya melumpuhkan perekonomian daerah, belum lagi ditambah akses akses negatif akibat ditutup itu pada kita.
Dirinya bersama perangkat daerah dan OPD maupun satker dibawah kendalinya dalam waktu dekat akan memimpin rakor penanganan pandemi ini secara resmi di Kantor Pemda, termasuk akan menentukan sikap apa yang akan kita ambil langkah stratrgis apa yang mesti dikedepankan oleh pemerintah daerah untuk rakyat Dompu menjadi lebih baik kedepannya.
Kita tidak mau tanggung resiko yang sangat fatal dalam menjalankan roda pemerintahan dan kewenangan di daerah, pungkas Ketua Asosiasi Bupati Se Pulau Sumbawa ini pada Swara Cendekia.
(TIM)
SWARACENDEKIA.news. Terkait CoronaViruseDisease (Covid-19), yang telah menggemparkan dunia global tak terkecuali bahkan menggeser seluruh sendi dan nilai nilai kehidupan peradaban suatu bangsa, tak ketinggalan disikapi oleh orang nomor satu di bumi nggahi rawi pahu, sebut saja Bambang Yasin, misalnya di dompu pada hari ahad pagi waktu setempat. Ahad,(28/3).
Bupati Dompu pada SwaraCendekia mengatakan Corona memang pandemi yang wajib untuk diwaspadai bahkan di proteksi warga agar tidak terkena
Jangankan terpapar, terjangkitpun kita tidak mau bahkan tidak ingin itu terjadi, kata pria tambun yang akrab disapa aji ini pada SC saat berada disalah satu titik melayat d kelurahan Bali Satu Dompu.
Selain itu dirinya mengaku membaca juga di media bahkan sosial media bahwa ramai diberitakan soal menutup pintu masuk dan keluar akses guna mengantisipasi meluasnya dampak pandemi ini, yang trend dan krennn dengan istilah "Lock-Down".
Dirinya sangat tidak setuju hal itu dilakukan mengingat ada beberapa pertimbangan dan bahan kajian kita terkait lock down wilayah, jujur saya tidak setuju kata suami dari Hj Eri yang saat ini bakal tampil menggantikan dirinya di kancah kontestasi sukssesi dan regenerasi pilkada Bumi Nggahi Rawi Pahu.
Bupati Dompu Drs Haji Bambang tidak setuju diterapkan itu pada bandara, pelabuhan, pasar, dll yang menjadi obyek vital perekonomian masyarakat dan rakyat karena dirinya berpendapat sangat mengandung resiko dan konsekuensi moral, sosial, ekonomi dan bakal terjadi turbulensi.
Dari sisi pemerintahan memang saya doho tidak bisa sembarangan, karena apa? Akan ada tuntutan masyarakat, kham bisa aja beliau mengilustrasikan dan menarasikan misal ada orang yang meninggal saat ini disaat musim corona bukan berarti yanvg meninggal itu akibat covid, tewas tertabrak bisa saja bukan karena covid dan lain dan lain sebagainya, katanya.
Yang kita khwatirkan itu efek samping dari lock down itu adinda bukan kita tidak punya sikap dan mencla mencle atau plin plan bukaan kita banyak pertimbangan pertimbangan akan hal tersebut sebab bisa saja dikemudian hari banyak menuai kontroversj dari apa yang kita bijaki dan putuskan. Beliau mencontohkan lagi jika bandara , pelabuhan, terminal, pasar sekolah bahkan aktifitas warga dihentikan itu saja luarbiasa kontribusinya melumpuhkan perekonomian daerah, belum lagi ditambah akses akses negatif akibat ditutup itu pada kita.
Dirinya bersama perangkat daerah dan OPD maupun satker dibawah kendalinya dalam waktu dekat akan memimpin rakor penanganan pandemi ini secara resmi di Kantor Pemda, termasuk akan menentukan sikap apa yang akan kita ambil langkah stratrgis apa yang mesti dikedepankan oleh pemerintah daerah untuk rakyat Dompu menjadi lebih baik kedepannya.
Kita tidak mau tanggung resiko yang sangat fatal dalam menjalankan roda pemerintahan dan kewenangan di daerah, pungkas Ketua Asosiasi Bupati Se Pulau Sumbawa ini pada Swara Cendekia.
(TIM)
Bupati Dompu Gelar Rakor Penanganan Covid-19
Berita by admin
SwaraCendekia.news--Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) pencegahan Corona (Covid-19) bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pandopo Jalan Beringin Kelurahan Doro Tangga Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu, pada Senin (30/3/20).
Rakor tersebut, di hadiri Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin, Danramil 1614- 01 kapten Inf. M. Yamin, Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemda Dompu, para Camat, Lurah, Kades se-kabupaten Dompu dan Para FKPD.
Bapati Dompu melalui Kabag Prokompim Muhamad Iksan S.sos mengatakan bahwa agenda ini melahirkan beberapa point' yakni, Perayaan HUT Dompu 2020 yang ke 205 tahun dipastikan tidak akan dirayakan memgingat kondisi negara dalam siaga darurat Covid-19.
Sejumlah ketetapan diantaranya, pembuatan Whatsapp Group (WAG) khusus untuk Memantau Covid-19 yang beranggotakan Muspida dan unsur Pimpinan OPD khusus untuk memantau perkembangan kasus Covid-19," jelas Iksan.
Selain itu membentuk Pos Komando (Posko) pada Wilayah perbatasan dan pusat-pusat keramaian serta memastikan keluarga tetap ada di dalam rumah. Bahkan akan diberlakukan setiap kantor, agar jenis makanan dan minuman tidak disediakan di kantor," pungkasnya.
Lanjut Iksan, Tim Gugus Tugas Siaga Darurat Covid-19 juga akan melakukan penyemprotan disinfectan di beberapa fasilitas umum seperti di kawasan terminal dan halte bus serta pusat keramian lainnya. Bahkan pihaknya juga akan melakukan pemantauan orang yang masuk maupun keluar dan Jamaah Tablig Ex Makasar secara lebih serius.
Saat rapat itu juga, kata dia, Bupati Dompu juga mengimbau kepada seluruh pimpinan OPD agar terus berkoordinasi sesuai dengan tupoksi masing-masing dengan tetap mengacu pada Standar Operasional Prosedur," tutup Iksan. (TIM)
Master Media Dompu, Rugikan Pelanggan di Madapangga
Berita by admint
Foto Tekhnisi Master
SWARACendekia, news.- Dompu
Beberapa orang di Madapangga sangat mengeluhkan layanan akses informasi dan Telematika, yang kerap melakukan tindakan kedzoliman terhadap pelanggannya, keluh kesah pelanggan ini sangat beralasan dan wajar pasalnya perusahaan wifi tersebut tidak taat azas dan selalu melanggar melabrak serta memperkosa hak hak pelanggannya di Madapangga,
Persoalannya pesawat wifi selaku tidak ada koneksi data, error, dan pemutusan pemblokiran pada tanggal yang diluar kesepakatan dan jadwal pembayaran.
Pemilik mencontohkan, misalnya kami membayar tanggal 8 setiap bulan maka hak kami baru ter deadline itu tanggal delapan bukan tanggal 27, nah ini kan merugikan kami kata annisaturrahmah pelanggan asal dusun tamuria menimpali.
Wifi master media Dompu telah melanggar undang undang hak perlindungan konsumen dan undang undang telekomunikasi dan UU ITE dimana secara sengaja berlaku dan bertindak dzolim atas pelanggannya, atas dasar itulah kami meminta seluruh langganan untuk memutus mata rantai dengan pihak master, karena kita dirugikan bahkan didOlimi.
Selain itu, gangguan akses dan speed network seringkali terjadi dan jawaban tekhnisi selalu klasik yakni mohon maaf ada gangguan dsbnya,, sementara itu Kepala Diskominfo Kabupaten Bima ketika dihubungi soal ini menjelaskan dirinya tak berani berkomentar soal itu namun dirinya sudah mendapatkan informasi bahwa kegiatan usaha master media dompu di madapangga selalu bikin resah masyarakat dan merugikan langganan dan konsumen, saya harap pengusaha media ini segera turun lapangan temui kendala yang dihadapi jangan duduk diam menunggu duit transferan dari pelanggan wifi setempat sebab itu delik perdata dan pidana dalam dunia usaha, pungkasnya.
Saat dikonfirmasi melalui selulernya tidak diangkat namun ada balasan sms di whatsappnya yang berbunyi: banyak maaf atas gangguan ini mas, kita data dulu, jawabnya singkat melalui WA tanpa mau memgangkat hp padahal sudah dihubungi berkali kali namun tidak juga diangkat, mungkin apa yang dirasakan oleh publik itu benar makanya tidak diangkat hpnya, bisa jadi.
Penulis Suara Cendekia News.
Foto Tekhnisi Master
SWARACendekia, news.- Dompu
Beberapa orang di Madapangga sangat mengeluhkan layanan akses informasi dan Telematika, yang kerap melakukan tindakan kedzoliman terhadap pelanggannya, keluh kesah pelanggan ini sangat beralasan dan wajar pasalnya perusahaan wifi tersebut tidak taat azas dan selalu melanggar melabrak serta memperkosa hak hak pelanggannya di Madapangga,
Persoalannya pesawat wifi selaku tidak ada koneksi data, error, dan pemutusan pemblokiran pada tanggal yang diluar kesepakatan dan jadwal pembayaran.
Pemilik mencontohkan, misalnya kami membayar tanggal 8 setiap bulan maka hak kami baru ter deadline itu tanggal delapan bukan tanggal 27, nah ini kan merugikan kami kata annisaturrahmah pelanggan asal dusun tamuria menimpali.
Wifi master media Dompu telah melanggar undang undang hak perlindungan konsumen dan undang undang telekomunikasi dan UU ITE dimana secara sengaja berlaku dan bertindak dzolim atas pelanggannya, atas dasar itulah kami meminta seluruh langganan untuk memutus mata rantai dengan pihak master, karena kita dirugikan bahkan didOlimi.
Selain itu, gangguan akses dan speed network seringkali terjadi dan jawaban tekhnisi selalu klasik yakni mohon maaf ada gangguan dsbnya,, sementara itu Kepala Diskominfo Kabupaten Bima ketika dihubungi soal ini menjelaskan dirinya tak berani berkomentar soal itu namun dirinya sudah mendapatkan informasi bahwa kegiatan usaha master media dompu di madapangga selalu bikin resah masyarakat dan merugikan langganan dan konsumen, saya harap pengusaha media ini segera turun lapangan temui kendala yang dihadapi jangan duduk diam menunggu duit transferan dari pelanggan wifi setempat sebab itu delik perdata dan pidana dalam dunia usaha, pungkasnya.
Saat dikonfirmasi melalui selulernya tidak diangkat namun ada balasan sms di whatsappnya yang berbunyi: banyak maaf atas gangguan ini mas, kita data dulu, jawabnya singkat melalui WA tanpa mau memgangkat hp padahal sudah dihubungi berkali kali namun tidak juga diangkat, mungkin apa yang dirasakan oleh publik itu benar makanya tidak diangkat hpnya, bisa jadi.
Penulis Suara Cendekia News.
KUA dan Pemdes, bikin Kegiatan Haji Tahun 2020, Berantakan
Berita by admint
Ilustrasi
SWARA CENDEKIA, Kabupaten Bima.- Kantor Urusan Agama atau yang disingkat KUA menjadi biang kerok atas segala hajat calon jamaah haji tahun 2020, betapa tidak, senin 30/3 lembaga dibawah kendali Kantor Kemenag tersebut dinilai berbagai pihak sebagai lembaga yang sangat tidak becus dalam mengurus kegiatan calon jemaah haji tahun ini.
Jemaah calon haji Kabupaten Bima di 18 Kecamatan se Kabupaten Bima saja sangat sulit kita lansir jumlahnya karena birokrasi kemenag yang sangat tertutup kata salah seorang aktifis pada swaracendekia ketika dikonfirmasi beberapa saat yang lalu di bima.
Dirinya sangat menyesalkan layanan ibadah haji dari tahun ke tahun makin buruk sementara donasi jemaah dan kontribusinya dalam perjalanan ibadah tersebut sangat signifikan adanya.
Salah seorang Jamaah Haji Asal Kecamatan Woha misalnya mempersoalkan mengenai undangan untuk general medical check up para calon jamaah haji yang hingga hari tadi tidak dikantonginya di wilayahnya padahal kegiatan itu sangat penting. Tidak ada surat dan kami hanya terima info secara lisan dari salah satu aparat desa disana tanpa ada surat dan itupun secara tiba tiba, katanya.
Begitupula dengan Wilayah Kecamatan Madapangga, KUA dan Pemdesnya sama sama luput soal aksea informasi hajat hidup rakyatnya yang akan meningkatkan ketaqwaan dan keimanan, dulu hal hal semacam ini di desa bahkan kecamatan biasanya di umumkan oleh pengurus masjid dan atau petugas dari kelurahan atau desa kaitan dengan info haji bersinergi dengan pihak terkait, namun sekarang di masjid dan musholla sepi dari berita dan pengumuman haji ada apa ini?, cetus salah seorang warga.
Kepala Kantor KUA Kecamatan Madapangga dan Woha ketika dikinfirmasi soal ini sedang dalam keadaan non aktif hp nya dan nomor selalu diluar jangkauan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada yang membuka mulut soal tidak adanya atau hilangnya sebagian proses dari seluruh rangkaian ibadah haji jamaah haji tahun ini, mungkin ini semua dampak dan side effect dari coronavirus disease-19, pungkasnya.
Penulis TIM SC News.
Ilustrasi
SWARA CENDEKIA, Kabupaten Bima.- Kantor Urusan Agama atau yang disingkat KUA menjadi biang kerok atas segala hajat calon jamaah haji tahun 2020, betapa tidak, senin 30/3 lembaga dibawah kendali Kantor Kemenag tersebut dinilai berbagai pihak sebagai lembaga yang sangat tidak becus dalam mengurus kegiatan calon jemaah haji tahun ini.
Jemaah calon haji Kabupaten Bima di 18 Kecamatan se Kabupaten Bima saja sangat sulit kita lansir jumlahnya karena birokrasi kemenag yang sangat tertutup kata salah seorang aktifis pada swaracendekia ketika dikonfirmasi beberapa saat yang lalu di bima.
Dirinya sangat menyesalkan layanan ibadah haji dari tahun ke tahun makin buruk sementara donasi jemaah dan kontribusinya dalam perjalanan ibadah tersebut sangat signifikan adanya.
Salah seorang Jamaah Haji Asal Kecamatan Woha misalnya mempersoalkan mengenai undangan untuk general medical check up para calon jamaah haji yang hingga hari tadi tidak dikantonginya di wilayahnya padahal kegiatan itu sangat penting. Tidak ada surat dan kami hanya terima info secara lisan dari salah satu aparat desa disana tanpa ada surat dan itupun secara tiba tiba, katanya.
Begitupula dengan Wilayah Kecamatan Madapangga, KUA dan Pemdesnya sama sama luput soal aksea informasi hajat hidup rakyatnya yang akan meningkatkan ketaqwaan dan keimanan, dulu hal hal semacam ini di desa bahkan kecamatan biasanya di umumkan oleh pengurus masjid dan atau petugas dari kelurahan atau desa kaitan dengan info haji bersinergi dengan pihak terkait, namun sekarang di masjid dan musholla sepi dari berita dan pengumuman haji ada apa ini?, cetus salah seorang warga.
Kepala Kantor KUA Kecamatan Madapangga dan Woha ketika dikinfirmasi soal ini sedang dalam keadaan non aktif hp nya dan nomor selalu diluar jangkauan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada yang membuka mulut soal tidak adanya atau hilangnya sebagian proses dari seluruh rangkaian ibadah haji jamaah haji tahun ini, mungkin ini semua dampak dan side effect dari coronavirus disease-19, pungkasnya.
Penulis TIM SC News.
Para Calon Jemaah Haji Mengeluh Atas Layanan Dokter Agung dan Dinilai Tidak Profesional oleh Banyak Kalanganl
SUARA Cendekia, news., Kota Bima
Sejumlah calon jemaah haji tahun ini, hilir mudik dan lalu lalang baik yang dari Kota hingga Kabupaten Bima guna melakukan Medical Check Up secara kolektif di RS Praktik Dokter Agung Kota Bima, sebelah timur lapangan Merdeka, Senin, (30/3) waktu setempat.
Berdasarkan pantauan Suara Cendekia news, kegiatan ini berjalan lancar di TKP, hanya saja sedikit terkendala karena layanannya sangat amburadul dan semrawut adanya. Bahkan ybs menyalahkan pemdes setempat yg memberitahukan secara mendadak ibunya pdahal info ini menueutnya sudah beberapa hari keluar namun baru dikasitau hari ini juga sementara hari ini batasnya, dia menilai ada ketidak seragaman informasi terkait.
Salah seorang keluarga calon jemaah haji asal kecamatan woha kabupaten bima yng enggan diberitakan namanya marah marah di depan para perawat dan security pasalnya mereka belum dipanggil hingga sore padahal sudah melakukan antrian panjang dan lama sejak pagi.
Iya ini tidak profesional harusnya antrian itu yang proporsional donk bukan semau gue, keluhnya
Selain itu, check up ini ilegal alias tidak ada surat kepada keluarga calhaj 2020, secara lisan dan sangat mendadak dikasitau kegiatan ini tanpa surat dan diumumkan secara lisan oleh aparat pemerintahan desa, salah seorang aparat pemdes desa Rade Adnan Hamzah, pada SC news mengaku khilaf kepada media ini di Rade Madapangga
Anehnya kegiatan ini bersifat spontan dan tanpa surat resmi yang ditujukan kepada para calon jemaah haji.
Kedepan pemdes harus akomodatif terhadap surat menyurat dan akses informasi di desanya, seluruh hajat hidup orang banyak harus diarusutamakan karena itulah fungsi dan tupoksi adanya pemerintah bukan terbalik dan bila hal hal ini dibiarkan maka akan menjadi preaeden buruk dalam menjalankan kebijakan pemerintah, mata rantai kinerja buruk seperti ini idealnya sudah diakhiri di jaman ini, oleh para pemimpin milenial bukan malah lebih buruk seperti hari kemarin.
Salah satu calon jemaah haji mengatakan bahwa kami baru tadi lohor baru terima kabar berita ini, kami sangat kaget, belum sempat persiapkan diri dengan berbagai hal dan lain lain tapi staf pemdes memberitahu secara lisan, katanya.
Menurut informasi dari sebuah sumber terpercaya di Kota bima sebenarnya kegiatan ini biasanya tahun tahun sebwlumnya sangat sistimatis dan surat panggilan check up itu dikirim melalui KUA Kecamatan hingga Desa. Entah kenapa saat sekarang itu nggak ada wallaahuallam katanya. Selain itu tidak ada pungutan sebesar lima ratus ribu untuk general medical check up karena audah fixed dalam kegiatan ibadah haji, paparnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas dokter agung tidak ada yang bisa dihubungi dan tak satupun yang berani memberikan tanggapan atas keluhan keluhan layanan, pasien calon jemaah haji masih banyak yang bingung dengan mekanisme check up d rsu dokter agung praktek tadi pagi hingga siang dan sore hari, malah antriannya cukup lama, salah seorang calon jemaah haji asal desa campa yang enggan dikorankan namamya mengaku bingung kapan hasil rontgen dll tadi diketahuinya bahkan tatkala kelyarganya menanyakan apa apa saja hasil follow up check up ybs bingung menjawabnya karena semua pada pulang dengan tangan kosong bebernya.
Penulis Suara Cendekia.
Langganan:
Postingan (Atom)

































