Berita by admint
Kepala Desa Kawinda Toi, Iskandar
tengah menyerahkn bantuan.
SC.Channels, Tambora- Kecamatan Tambora yang memiliki tujuh Desa mulai dari Desa Labuhan Kananga hingga Kawinda Toi mendapat kesempatan terakhir dari Pemkab Bima dan Pemprov NTB dalam hal pendistribusian jaring pengaman sosial (JPS) yang bernama JPS Bima Ramah dan JPS Gemilang.
Kepala Desa Kawinda Toi, Kecamatan Tambora Iskandar H Kahimuddin, melalui media online SC Channels Ahad, (10/5) hingga senin(11/5) kemarin tidak istirahat, bersama Babinkamtibmas, Babinsa, seluruh Anggota BPD menggelar Rapat diawal di Aula Kantor, yang setelah itu melakukan pembagian secara merata kepada sebanyak 46 (empat puluh enam) Kepala Keluarga layak penerima JPS di Desa paling ujung Kecamatan Tambora tersebut.
Masih Iskandar H.Kahimuddin menambahkan bahwa pembagian itu dilakukan dalam waktu yang berbeda, untuk giat bagi sembako jps bima ramah, dirinya mengaku dilakukan pada hari minggu, (10/5) dan alhamdulillah berjalan lancar dan aman terkendali.
Sementara untuk kegiatan pembagian paket JPS Gemilang dari Gubernur NTB , Kades baru dilantik inipun mengatakan dilakukan di kantor desa Kawinda Toi bersama semua elemen dan unsur yang ada dan tak sedikitpun cela dan tersisa., katanya.
Pantauan Crew Media SC Channels di lokasi senin(12/5) sangat luar biasa adanya kegiatan ini di dua waktu tidak menimbulkan masalah dan menyisakan persoalan apapun di desa yang berpenghuni hampir 1.500 kepala keluarga tersebut, bahkan sejumlah warga merasa puas.
Salah seorang warga di dusun Oi Marai yang bernama Dahlan alias Leon memberikan kesaksian bahwa baru pemimpin ini yang begitu jujur dan terbuka selama ini, di era sebelumnya belum pernah ada keterbukaan semacam ini dalam bantuan apapun.
Sementara Ali Karim di Dusun Sorilaju mengatakan hal serupa, bersama Burhan, S.Pd. Guri SDN Inpres Sori Laju sangat mengapresiasi kepemimpinan Desa Kawinda Toi dibawah kendali Pak Iskandar H.Kahimuddin,
Ali mengaku banyak perbedaan dan sangat jauh berbeda kondisi saat ini dan sebelumnya dimana ali memandang cara beliau kades baru merangkul warga luarbiasa dengan dibarengi manajemen keterbukaan dan kejujurannya, bahkan ali mengaku belum setahun sudah mendapatkan berkah banyak bantuan di kepemimpinan pak kades iskandar alias dae kendo dibanding sebelumnya maaf katanya bukan membandingkan tapi ini realitas, yang nyata dan sulit dibantah adanya, pungkasnya.
Berikut Dokumentasi Distribusinya yang dihimpun Media SC Channels:
(SC.ADV.001)
SC.Channels - Tim medis Gugus Tugas Kabupaten Bima, adalah benteng terakhir untuk melakukan perawatan dan perobatan pasien positif, untuk menyemangati tim Covid-19 di Puskesmas Soromandi, Wabup Bima Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd memberikan bantuan berupa parcel.
Kehadiran Wabup, disambut Kepala Puskesmas, Tim Gugus Tugas Kecamatan, Camat dan sejumlah Muspika Kecamatan Soromandi.
Kata Wabup, kehadiran dirinya atas nama Pemerintah Daerah, memberikan bantuan berupa parsel untuk tim gugus tugas Kecamatan Soromandi. Langkah ini untuk menyemangati petugas supaya lebih maksimal lagi melakukan penanganan.
"Kepada Tim gugus tugas Kecamatan Soromandi, siapun orangnya harus mematuhi yang menjadi sebuah keputusan atau protokoler kesehatan COVID-19,"katanya Rabu, 6 Mei 2020.
Menurutnya, satgas percepatan penanganan Covid-19 yang berada di desa-desa punya hak untuk memeriksa dan mengetes suhu badan sesorang yang masuk ke wilayahnya.
"Setiap orang yang akan masuk ke desa-desa harus terlebih dahulu menjalani pemeriksaan identitas dan tes suhu badan di pintu masuk desa. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19 di tingkat desa maupun tingkat kecamatan," ujarnya.
Kata dia, petugas desa maupun Kecamatan tersebut punya wewenang untuk melakukan detiksi dini terkait penyebaran wabah Covid-19.
Wabup mengakui, dirinya sering diperiksa oleh petugas percepatan penanganan Covid-19, di setiap desa dan Kecamatan yang dikunjungi, siapapun wajib mengikutinya.
"Saya ikuti semua apa yang menjadi protokoler kesehatan percepatan penanganan Covid-19 di desa itu, misalnya, di suruh cuci tangan di periksa suhu badan, saya ikuti semua, karena itu perintah protokol penanganan corona,"
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan percepatan penanganan Covid-19 yang ada di desa, kecamatan maupun Kabupaten, hal tersebut, mereka lakukan demi mencegah penularan wabah di daerah.
(SC.003)




























